Berita Banjarmasin

Pemasangan CCTV di Ruang Rapat Komisi Menuai Protes Anggota Dewan

Baru-baru ini, Ruang-Ruang Rapat Komisi di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memiliki fasilitas baru yaitu kamera CCTV.

Pemasangan CCTV di Ruang Rapat Komisi Menuai Protes Anggota Dewan
banjarmasinpost.co.id/acm
Kamera CCTV di salah satu sudut ruang rapat Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Baru-baru ini, Ruang-Ruang Rapat Komisi di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memiliki fasilitas baru yaitu kamera CCTV.

Masing-masing dua unit kamera CCTV terpasang di sudut setiap Ruangan Rapat Komisi yang cakupan lensanya menyapu seluruh sudut ruangan.

Namun hal ini ternyata mendapatkan protes dari Anggota DPRD Provinsi Kalsel termasuk dari Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel.

Dimana dinyatakan Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, Luthfi Saifuddin, pemasangan kamera CCTV di Ruang Rapat Komisi menyalahi aturan.

Pasalnya dinilai Luthfi dengan adanya CCTV tentu tak ada lagi istilah rapat tertutup di Ruang Rapat Komisi, padahal rapat tertutup merupakan hal yang diatur dalam tata tertib DPRD.

Baca: Kenali Sejak Dini, Gejala Autisme Seperti Anak Pertama Dian Sastro, Bukan Hanya Tak Mau Kontak Mata

Baca: Sosok yang Berikan Fasilitas Helikopter untuk Luna Maya Saat Syuting, Mantan Ariel NOAH Dimanjakan

Baca: Malah Pamer Ini! Kelakuan Jo Ardis Saat Ramai Tudingan Sembunyikan Salmafina oleh Sunan Kalijaga

Apalagi menurutnya kamera CCTV canggih yang bisa merekam tak hanya gambar tapi juga suara ini memiliki akses koneksi langsung dengan jaringan internet.

"CCTV ini bisa terhubung langsung dgn internet. Bisa dibuka melalui HP dimanapun berada selama 1x24 jam," kata Luthfi.

Ia nyatakan akan sampaikan keberatannya tersebut kepada Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel karena pemasangan kamera CCTV tersebut belum mendapatkan persetujuan dari Anggota Dewan.

Ditemui terpisah, Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha (TU) Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel, Riduansyah membenarkan pihaknya sudah menerima komplain terkait pemasangan kamera CCTV tersebut dari Komisi IV.

Menanggapi protes tersebut, Riduansyah nyatakan Sekretariat DPRD berencana akan melepas kamera CCTV tersebut di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel.

"Kalau permintaannya memang dilepas ya akan kami lepas," kata Riduansyah.

Riduansyah nyatakan pihaknya bisa memindahkan letak dan pemasangan kamera CCTV tersebut misalnya ke lorong ruang rapat Komisi di lantai 4 maupun titik lainnya di Gedung DPRD Provinsi Kalsel.

Pemasangan kamera CCTV tersebut menurut Riduansyah sebenarnya merupakan bagian dari pengadaan sound system DPRD Provinsi Kalsel Tahun 2019.

Dimana kamera CCTV seharga Rp 59 juta per unit ini sudah termasuk dalam kontrak pengadaan sound system senilai hampir Rp 4,9 miliar Tahun 2019.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved