Bisnis Techno
Meski Ditentang Apple Langgar UU, Qualcomm Terus Lanjutkan 'No License No Chips'
Kampanye "no license, no chips" Qualcomm mendapat pertentangan dari beberapa vendor smartphone, salah satunya adalah Apple.
Sementara di sisi lain, Departemen Pertahanan mengatakan gugatan melawan Qualcomm justru akan mengancam keamanan nasional karena dapat menghambat perusahaan semikonduktor asal AS itu menjadi pemimpin global 5G.
Apple menjadi salah satu pelanggan Qualcomm yang sempat bermasalah karena kampanye "no license, no chips" ini. Sengketa hukum antara Apple-Qualcomm pun baru berakhir awal tahun ini.
Keduanya sepakat mencabut seluruh perkara pengadilan yang bergulir di beberapa negara. Mereka juga membuat beberapa perjanjian, misalnya, Apple sepakat membayar Qualcomm dengan nominal tertentu dan tidak disebutkan untuk apa.
Rumor yang beredar jumlah pembayaran itu mencapai 4,5 miliar dollar AS. Qualcomm juga akan memberikan lisensi selama enam tahun untuk Apple dan beberapa perjanjian pasokan chip dalam beberapa tahun ke depan.
Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ilustrasi-logo-apple-dan-qualcomm1.jpg)