Bisnis Techno

Meski Ditentang Apple Langgar UU, Qualcomm Terus Lanjutkan 'No License No Chips'

Kampanye "no license, no chips" Qualcomm mendapat pertentangan dari beberapa vendor smartphone, salah satunya adalah Apple.

Tayang:
Editor: Didik Triomarsidi
TheVerge
Ilustrasi logo Apple dan Qualcomm 

Sementara di sisi lain, Departemen Pertahanan mengatakan gugatan melawan Qualcomm justru akan mengancam keamanan nasional karena dapat menghambat perusahaan semikonduktor asal AS itu menjadi pemimpin global 5G.

Apple menjadi salah satu pelanggan Qualcomm yang sempat bermasalah karena kampanye "no license, no chips" ini. Sengketa hukum antara Apple-Qualcomm pun baru berakhir awal tahun ini.

Keduanya sepakat mencabut seluruh perkara pengadilan yang bergulir di beberapa negara. Mereka juga membuat beberapa perjanjian, misalnya, Apple sepakat membayar Qualcomm dengan nominal tertentu dan tidak disebutkan untuk apa.

Rumor yang beredar jumlah pembayaran itu mencapai 4,5 miliar dollar AS. Qualcomm juga akan memberikan lisensi selama enam tahun untuk Apple dan beberapa perjanjian pasokan chip dalam beberapa tahun ke depan.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved