Berita Banjarmasin

Kemenkumham Kalsel Mediasi Dugaan Pelanggaran HAM di Desa Sungai Cuka Terkait Isu Lingkungan

Bertempat di Kantor Kepala Desa Sungai Cuka Kabupaten Tanah Bumbu, jajaran Kemenkumham Kalsel melakukan peninjauan lapangan ke Sungai Cuka.

Kemenkumham Kalsel Mediasi Dugaan Pelanggaran HAM di Desa Sungai Cuka Terkait Isu Lingkungan
HO/Humas Kemenkumham Kalsel
Jajaran Kemenkumham Kalsel melakukan kegiatan mediasi di Desa Sungai Cuka terkait dugaan pelanggaran HAM yang dialami masyarakat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANAH BUMBU - Bertempat di Kantor Kepala Desa Sungai Cuka Kabupaten Tanah Bumbu,  jajaran Kemenkumham Kalsel melakukan peninjauan lapangan atas informasi dugaan permasalahan/pelanggaran HAM terkait isu lingkungan yang terjadi di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu antara masyarakat setempat dengan perusahaan pertambangan, Kamis (29/8/2019)

Rombongan terdiri atas Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kadiv Yankumham) Kalimantan Selatan, Subianta Mandala dan Kepala Bidang HAM, Rosita Amperawati serta Tim Pelayanan Komunikasi Masyarakat (Yankomas) Kanwil Kemenkum HAM Kalsel.

Usai meninjau lapangan Tim Yankomas Kanwil langsung mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dimana terselenggara atas kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk menindaklanjuti hasil klarifikasi oleh pihak terlapor pada kegiatan Rakor tanggal 8 Agustus lalu di Kantor Wilayah yang dihadiri Direktur Yankomas, Johno Supriyanto bersama Tim Yankomas dari Pusat.

Baca: 14 Hari Polres HST Bakal Gelar Operasi Patuh Intan, Pengendara dan Pengemudi Harap Lengkapi Ini

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Subianta Mandala menyampaikan,kegiatan ini untuk mencari solusi atas masalah yang ada untuk memperoleh hasil secara damai (win-win solution) untuk itu Kemenkumham hadir dari sisi pendekatan Hak Asasi Manusia dimana Negara menjamin hak-hak warga negaranya seperti adanya terjadi dugaan permasalahan HAM terhadap masyarakat dalam posisi yang lemah.

Rapat dihadiri perwakilan Kepolisian Sektor Satui, Koramil Satui, Kecamatan Satui, Dinas Lingkungan Hidup Tanah Bumbu, Dinas Perkintan Tanah Bumbu, PT.Arutmin dan Tokoh Masyarakat setempat bertempat di Kantor Desa Sungai Cuka dimana dalam forum tersebut disampaikan masing-masing keluhan dan klarifikasi para pihak.

Baca: Program Magrib Mengaji Diberlakukan di Kabupaten HST, TV Kabel Bakal Mati Selama Magrib

Pihaknya berharap ada upaya atau itikad baik dari berbagai pihak dalam membuka diri untuk melihat dari sisi kemanusiaan bukan hanya berpegang pada legal formal sehingga kita menemukan titik temu namun bila ini diteruskan ke jalur hukum merupakan hak para pihak.

Sementara itu Kepala Desa Cuka, Masripay berharap aktivitas pertambangan di wilayah Sungai Cuka berjalan dengan normal mengingat perekonomian di wilayah bergantung dengan pertambangan dimana banyak menyerap tenaga kerja dan mendorong perekonomian masyarakat disekitar.(Banjarmasinppst.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved