Berita Regional
Tersengat Listrik, 3 Pria Asal Palembang Ini Nyaris Tewas Saat Pasang Neon Box
Tiga karyawan neon box papan reklame asal Palembang terpental jatuh dari ketinggian 4 meter setelah tersengat listrik
BANJARMASINPOST.CO.ID, PRABUMULIH - Tiga karyawan neon box papan reklame asal Palembang terpental jatuh dari ketinggian 4 meter setelah tersengat listrik pada saat memasang neon box, Sabtu (31/8/2019) sekitar pukul 19.30
Beruntung insiden yang terjadi di Jenderal Sudirman Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih, itu tidak sampai merenggut nyawa ketiganya.
Ketiga pekerja tersebut yakni Sopyan alias Ayen (43) warga 10 Ulu Kecamatan Kertapati Kota Palembang, M Syahbani (26) dan Syukri, keduanya warga Jalan Merdeka RT 15 RW 06 Kelurahan Talang Semut Kecamatan Bukit kecil Kota Palembang.
Sofyan alias Ayen mengalami luka cukup serius akibat terpental dari ketinggian sekitar 4 meter, korban menderita luka di bagian kepala, luka robek di bagian dagu dan luka bakar di bagian tangan sebelah kiri.
Baca: Terinpirasi Kuliner Thailand, Bisnis Kuliner Jus Mangga ini Raup Omzet Rp 800.000 Per Hari
Baca: Menganggu Tidur Orang Terdekat, Ini 10 Penyebab Mendengkur dan Tips Mengatasinya
Baca: Gara-gara Tidurnya Terganggu Suara Dengkuran, Anak Kandung Hantam Kepala Ayah dengan Linggis
Baca: Galih Ginanjar Rey Utami dan Pablo Benua Batal Bebas, Barbie Kumalasari Kecewa
Syahbani mengalami luka bakar di bagian paha sebelah kiri dan kanan.
Akibat luka serius dialaminya kedua korban terpaksa dilarikan ke UGD Rumah Sakit Bunda kota Prabumulih untuk mendapat perawatan.
Sementara Syukri hanya mengalami luka ringan.
Berdasarkan informasi berhasil dihimpun Tribunsumsel.com, kejadian menimpa tiga korban itu berawal saat ketiganya tengah memasang reklame neon box menggunakan steger atau scaffolding dengan ketinggian sekitar 4 meter di depan toko Optik Sinar Baru Pasar Prabumulih.
Saat ketiganya tengah berada diatas steger untuk mengganti reklame neon box, tiba-tiba terdengar ledakan dan Sofyan tersengat listrik serta mendadak terpental jatuh ke aspal dan tak sadarkan diri.
Sementara Syahbani dan Syukri juga ikut tersengat serta terpental, namun tubuh kedua korban tersangkut di steger.
Pengawas pekerja dan warga yang mendegar ledakan serta menyaksikan korban jatuh langsung melakukan upaya pertolongan. Warga yang khawatir ikut tersetrum berusaha menyelamatkan Syahbani dan Syukri, sementara Sofyan langsung dilarikan ke UGD Rumah Sakit Bunda kota Prabumulih.
Menurut saksi mata, sebelum peristiwa itu terjadi terdengar ada ledakan di papan reklame yang berada tepat yang sedang mereka perbaiki.
"Mereka itu lagi memperbaiki papan reklame neon box, belum lama bekerja tiba-tiba ada ledakan dan satu pekerja jatuh sedangkan dua lainya berteriak minta tolong dengan kondisi tersetrum. Kami terkejut, warga rame namonyo di pasar lalu ditolong dibawa ke rumah sakit," ungkap Rian, seorang tukang ojek dikawasan itu.
Sementara, Edo (42) yang merupakan pengawas pengerjaan neon box menjelaskan, pihaknya tidak mengetahui pasti darimana sumber aliran listrik yang menyebabkan tiga pekerjanya tersengat listrik disebabkan sebelum bekerja aliran listrik sempat dipadamkan.
"Tidak tau asal arus itu dari mana, mungkin ada kabel yang tidak terbungkus menempel di rangka besi neon box. Tiga rekan kita tersengat, dua harus dirawat dan satu hanya luka ringan," katanya panik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/tiga-karyawan-neon-box-tersengat-listrik.jpg)