Berita HSS

Ispa Ancam Warga Daha HSS, Puskesmas Pasungkan Bagikan Masker ke Pengendara Sepeda Motor

Menyusul seringnya terjadi kebakaran lahan rawa di wilayah Daha, yang meiputi Daha Selatan, Daha Utara dan Daha Barat Kabupaten Hulu Sungai Selatan

Ispa Ancam Warga Daha HSS, Puskesmas Pasungkan Bagikan Masker ke Pengendara Sepeda Motor
reportase1.wordpress.com
ilustrasi: ISPA

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Menyusul seringnya terjadi kebakaran lahan rawa di wilayah Daha, yang meiputi Daha Selatan, Daha Utara dan Daha Barat Kabupaten Hulu Sungai Selatan HSS), dampaknya pun sudah dirasakan masyarakat setempat.

Kabut asap mulai mengepung warga yang tinggal di wilayah lahan rawa tersebut sekitar dua pekan terakhir, pada pagi dan sore hari.

“Khususnya pagi menjelang matahari terbit, serta sore menjelang magrib,kabut mulai tebal,” kata sejumlah warga Daha menginformasikan melalui salah satu Group WA publik masyarakat Daha.

Menyikapi bencana tahunan kebakaran lahan tersebut, salah satu Puskesmas di Kecamatan Daha Utara, yaitu Puskesmas Pasungkan, Rabu (4/9/2019) pagi tadi membagikan masker gratis bagi setiap pengendara yang melintas di desa tersebut.

Kepala Puskesmas Pasungkan, Yunus, kepada banjarmasinpost.co.id, menjelaskan, penampakan pagi tadi, kabut asap lumayan tebal dengan jarak pandang sekitar 100 meter. Kabut disertai bau asap cukup menyengat .

Baca: FAKTA Festival Kampoeng Banjar, dari Musik Panting, Balamut Hingga Hidangan Lezat Wadai Banjar

Baca: Jadwal Ujicoba Timnas U-19 Indonesia vs Iran Jelang Kualifikasi Piala AFC 2020, Fakhri Buat Evaluasi

Baca: Kekecewaan Krisjiana Baharudin Saat Siti Badriah Enggan Mandi Bareng, Sibad Sempat Ungkap Penyesalan

“Biasanya berlangsung sampai sore hingga malam,”ungkap Yunus, yang ikut membagikan masker gratis bersama jajaran Puskesmas.

Disebutkan, kabut asap tersebut telah berdampak buruk bagi kesehatan warga Daha. Di Daha utara, kata Yunus, jumlah kunjungan pasien ISPA cenderung meningkat. Pada Juli lalu, ada 60 kasus, sedangkan pada Agustus 2019 sampai tanggal 25 menjadi 93 kasus. Pada periode 25 Agustus sampai 4 September hari ini bertambah 25 pasien lagi.

“Rekap kunjungan pasien berdasarkan penyakit yang diderita kami lakukan per bulan,” jelasnya.

Meski demikian, semua pasien tertangani dengan baik, dan mereka diminta melakukan pengobatan rawat jalan sampai sembuh. ‘Alhamdulillah tidak ada yang meninggal dunia karena ISPA, semua rawat jalan,”imbuhnya.

Meski demikian, pihaknya telah menyampaikan imbauan kepada masyarakat Daha agar menghindari keluar rumah selama kabut asap.

“Kalau tidak ada keperluan mendesak, lebih baik di rumah saja. Kalaupun harus ke luar rumah, gunakan masker. Terutama saat asap tebal. Konsumsi sayuran dan buah, perbanyak minum air putih serta selalu menjaga kesehatan termasuk menghindari polusi udara akibat asap tadi,” katanya.

Selain di Daha, asap akibat kebakaran lahan juga telah merambah Kandangan, kota Kabupaten.Selasa sore, asap menyelimuti Kandangan , meski tak sampai menghalangi jarak pandang pengedara. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved