BJ Habibie Meninggal Dunia

Quraish Shihab : Habibie Terlihat Teteskan Air Mata dan Tak Melepaskan Senyumnya

Habibie tidak melepaskan senyumnya. Hal tersebut, menurut Quraish, menunjukkan Habibie mengenali dirinya, mendengar dan memahami apa yang dia ucapkan.

Quraish Shihab : Habibie Terlihat Teteskan Air Mata dan Tak Melepaskan Senyumnya
capture/banjarmasin post video
Banjarmasin Post Edisi Kamis, 12 September 2019, Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Cendekiawan muslim Quraish Shihab sempat menjenguk Baharudin Jusuf Habibie beberapa jam sebelum Presiden Ketiga Indonesia tersebut meninggal dunia, Rabu (11/9/2019) sore.

Quraish Shihab menuturkan Habibie sempat meneteskan air mata saat dibesuk dirinya.

Quraish yang ditemani putrinya, pembawa acara Najwa Shihab, tiba Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto pada pukul 10.10 WIB. Keduanya bertemu Habibie sekitar setengah jam.

Menurut Quraish, Habibie tidak melepaskan senyumnya. Hal tersebut, menurut Quraish, menunjukkan Habibie mengenali dirinya, mendengar dan memahami apa yang dia ucapkan.

“Saya melihat Pak Habibie masih merespons, saya bercakap, menyampaikan harapan dan beliau merespons,” kata Quraish usai menjenguk. Oleh karena itu, Quraish masih memiliki harapan Habibie sehat kembali.

Baca: Indonesia Berkabung, BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun di Makam Pahlawan Kalibata

Baca: Kisah Cinta BJ Habibie dan Ainun, Tak Takut Mati Saat Susul Gula Jawa di Keabadian

Baca: Rombongan Guru dan Murid Melayat ke Rumah BJ Habibie, Kegiatan Belajar Mengajar Pun Dihentikan

Kendati merespons, akan tetapi Quraish tidak sempat berbicara dengan Habibie.

“Menggobrol itu kalau two way. Beliau merespons, mendengar, menunjukkan pemahaman atas apa yang saya sampaikan. Tidak bicara secara langsung,” kata dia.

Najwa Shihab menuturkan di ruang perawatan dia sempat bertemu dengan keluarga Habibie. “Tadi ada Mas Sigit. Mas Sigit itu memang selama ini dampingi Pak Habibie bertahun-tahun,” kata dia.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim Dwisuryo Indroyono Soesilo juga menjenguk Habibie, Rabu. Indroyono mengaku hanya melihat Habibie melalui kaca.

“Kami lihat di kaca. Jadi tidak masuk. Beliau menghadapnya ke tembok jadi kami lihat dari belakang,” ujar Indroyono saat ditanya wartawan usai menjenguk.

Indroyono, yang menyebut dirinya sebagai anak didik B.J Habibie ketika masih di Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi (BPPT), mengaku tak sempat bertemu dengan keluarga. Dia hanya sempat mengobrol dengan penjaga ruang perawatan. Namun dia melihat di ruangan ada kelompok pengajian yang berasal dari wilayah Jakarta.

“Dari keluarga belum ada. Di dalam mungkin (ada) karena kami lihatnya dari kaca,” kata dia yang mengaku tak melihat ada dokter di dalam ruang perawatan.

“Saya hanya dengar (kondisinya) sudah baik daripada kemarin. Beliau menghadap ke tembok. Kami doakan beliau, semoga diangkat penyakitnya,” ucap dia.

Baca: Penyesalan BCL dan Duka dari Syahrini Maia Estianty dan Raffi Ahmad untuk BJ Habibie

Baca: Maleo, Calon Mobil Nasional Garapan BJ Habibie yang Tak Pernah Diproduksi

Baca: Terungkap Pesan Terakhir BJ Habibie untuk Sang Cucu Terkait Sepak Bola

B.J Habibie menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Subroto sejak 1 September 2019. Saat ini B.J Habibie dirawat di ruangan Cerebro Intensive Care Unit (CICU), Paviliun Kartika.

Sebelumnya, Ketua Tim Dokter Kepresidenan (TDK) Prof dr Azis Rani mengatakan B.J Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam dan ginjal. (Tribun Network/Kompas.com)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved