Berita Kabupaten Banjar

Guru ini Mulai Risau Tapaki Jalan Martapuralama, Begini Penyebabnya

Jalan Martapuralama yang menghubungkan Kota Martapura dan Sungaitabuk sejak sepekan terakhir tak nyaman lagi dilintasi.

Guru ini Mulai Risau Tapaki Jalan Martapuralama, Begini Penyebabnya
AKHMAD BUSYIRI UNTUK BPOST GROUP
Kabut asap tebal menyelimui Jalan Martapuralama, Jumat (13/9) pagi. Jarak pandang cuma sekitar 50 meter sehingga mengganggu lalu lintas pengendara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Jalan Martapuralama yang menghubungkan Kota Martapura dan Sungaitabuk sejak sepekan terakhir tak nyaman lagi dilintasi.

Terutama saat pagi dan malam.

Mengapa? "Kabut asapnya pekat. Bahkan terasa kian menebal saja. Pagi tadi terparah, gak tahu besok gimana," ucap Akhmad Busyiri, Jumat (13/09/2019).

Kepala SDN Penggalaman 2, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, ini menuturkan jarak pandang di sepanjang Jalan Martapuralama cuma sekitar 50 meter.

"Sudah sangat tak nyaman kondisinya. Sangat mengganggu pernapasan, mata perih dan sangat membahayakan pengguna jalan," sebutnya.

Baca: Percintaan Raffi Ahmad dan Adik Asty Ananta Dibongkar, Suami Nagita Slavina Sampai Tak Berkutik

Baca: Bukti Natasha Wilona Masih Perhatian pada Verrell Bramasta, Lakukan Ini Saat Ultah sang Mantan

Baca: Merry Siap Jadi Asisten Bu Dendy, Tak Jadi Kembali pada Raffi Ahmad dan Nagita Slavina?

Baca: Ancaman Diracun Buat Sosok Ini Jaga BJ Habibie di Kolong Ranjang Suami Ainun, Bersenjata Lengkap

Saat dirinya melintasi jalur tersebut pukul 07.30 Wita di wilayah Desa Telokselong, beber Busyiri, pandangan pengendara cukup terganggu akibat pekatnya kabut asap.

Gas kendaraan bermotor pun mesti dipelankan.

Busyiri yang tiap pagi menapaki jalur tersebut dari Kota Martapura, mengaku merisaukan kondisi itu.

Pasalnya, jika kabut asap terus menerus berlangsung apalagi menebal, tentu berisiko terhadap kesehatan.

Kalangan pelajar pun sebagian juga ada yang tiap pagi menapaki Jalan Martapuralama.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved