Berita Internasional
Kontes Kentut Pertama di India Berhadiah Uang, Dicari Suara Kentut Terpanjang dan Termerdu
Bahkan orang pada umumnya akan memilih waktu dan tempat yang tepat untuk kentut, hal itu agar aktivitas tersebut jangan sampai mengganggu orang lain.
BANJARMASINPOST.CO.ID - Kentut biasanya bikin orang yang ketahuan kentut merasa malu.
Bahkan orang pada umumnya akan memilih waktu dan tempat yang tepat untuk kentut, hal itu agar aktivitas tersebut jangan sampai mengganggu orang lain.
Sementara orang lain bakal memilih menjauh atau menutup hidung saat mendapati seseorang di dekatnya telah buang gas.
Namun di India, akan segera digelar sebuah kontes, di mana pesertanya bisa bebas untuk kentut, bahkan berpeluang meraih hadiah.
Adalah Yatin Sangoi dan Mul Sanghvi, asal Surat, negara bagian Gujarat, yang telah merencanakan sebuah "kontes kentut" pada 22 September mendatang.
Baca: Tangisan Elza Syarief Cerita Efek Buruk Pasca Dilabrak Nikita Mirzani di Acara Hotman Paris Show
Baca: Video Ahmad Dhani Bersama Safeea Diunggah Mulan Jameela, Mantan Maia Estianty Akui Salah jalan
Baca: Kesulitan Irish Bella Setelah Mantap Berhijab Diungkap, Ammar Zoni Malah Sebut Soal Cipika Cipiki
Baca: Berbaju Seksi, Ayu Ting Ting Rangkul Cowok, Tangan si Pria ke Area Tubuh Teman Ivan Gunawan Disorot
Dilansir dari Hindustan Times, kontes bertajuk "What The Fart!" itu bakal menjadi kontes kentut pertama yang digelar di India.
"Sekitar 25 hari yang lalu saya sedang menonton film bersama dengan keluarga saya saat saya tiba-tiba kentut dengan suara yang sangat keras dan semuanya tertawa."
"Saat itulah saya kemudian berpikir, seandainya ada kompetisi kentut, saya mungkin bakal menjadi pemenangnya. Tapi di India tidak ada kontes semacam itu," ujar Sangoi kepada Hindustan Times.
"Kemudian saya berdiskusi dengan teman-teman saya sampai akhirnya bersama salah seorang dari mereka kami memutuskan untuk membuat sebuah event," lanjutnya.
Sangoi mengatakan bahwa tidak ada tujuan khusus dari diadakannya kontes ini, selain ingin memberi wadah bagi mereka yang ingin buang gas secara bebas.
"Beberapa puluh tahun lalu orang-orang biasa kentut dengan bebas. Tetapi sekarang itu menjadi sesuatu yang dilarang dan tidak disukai oleh masyarakat," kata Sangoi.
Sangoi mengatakan, pendaftaran untuk peserta kompetisi ini masih dibuka dan hingga kini telah ada sedikitnya 200 peserta yang mendaftarkan diri, menurut India Today.
Menjelaskan lebih lanjut tentang kompetisi tak biasa ini, Sangoi mengatakan bahwa masih-masing peserta akan diberi waktu selama 60 detik untuk "memamerkan bakat" mereka di hadapan para dewan juri.
Disebutkan bahwa salah satu juri adalah seorang komedian stand-up Devang Raval, sementara seorang lainnya adalah dokter setempat.
"Misi kami adalah untuk menemukan 'ahli kentut' terbaik di India dalam tiga kategori," ujar Sangoi.