Berita HST

NEWSVIDEO : Hendak Membuat Sumur, Imi Temukan Kayu Ulin Berusia Ratusan Tahun

Hendak membuat sumur, Imi, warga Mualimin Kecamatan Barabai Darat mendapati batang pohon ulin yang diduga berusia ratusan tahun di dalam tanah

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Hendak membuat sumur, Imi, warga Mualimin Kecamatan Barabai Darat Kabupaten Hulu Sungai Tengah mendapati batang pohon ulin yang diduga berusia ratusan tahun di dalam tanah, Senin (30/9/2019).

Tak tanggung-tanggung panjang batang ulin ini mencapai 12 meter dengan diameter 0,4 meter.

Imi menceritakan, kayu ulin ini dalam bentuk pohon. Ia menyimpulkan demikian, karena dilihat dari akar yang ditemukan di sekitar temuan batang ulin.

"Awalnya saya mau membuat sumur. Karena ini musim kemarau,  tepat waktunya untuk menggali. Eh baru sekitar tiga meter ada kayu ulun. Saya gali ke samping, bukannya menemukan ujung batang. Saya malah mendapati batang yang lebih panjang. Dengan temuan ini, saya urungkan sementara membuat sumur," bebernya, Selasa (1/10/2019).

Baca: Barabai Diguyur Hujan Lebat, Pohon Tumbang Menimpa Tiang Listrik Hingga Bikin Mobil Terpental

Baca: NEWSVIDEO: Warga Banjarmasin Ramai Mengantre di Tower PDAM Bandarmasih, Ini Penyebabnya

Baca: Sosok Ini Sebut Laudya Cynthia Bella Memendam Marah pada Engku Emran, Teman Zaskia Sungkar Dipuji

Baca: Tahan Persija 2-2, Barito Putera U-20 Bertemu Bhayangkara FC di Semifinal

Imi menduga batang ulin berusia ratusan tahun. Hal ini berdasarkan silsilah keluarganya yang turun temurun tinggal di sana.

Apalagi, dalam tiga generasi, di Mualimin tidak pernah ditemukan pohon ulin.

Temuan kayu ulin pun langsung viral. Bahkan, banyak warga yang berkunjung untuk melihat.

Meski kondisi kayu ulin saat ini tertutup air karena diguyur hujan yang lebat. Kawasan ini masih banyak pengunjung.

Baca: Link Live Streaming Tottenham vs Bayern Munchen di Liga Champion, Live SCTV, Cek Cara Nontonnya

Baca: Penampilan Menawan Krisdayanti, Arzeti Bilbina & Rieke Diah Pitaloka di Gedung DPR, Mulan Jameela?

Rencananya Imi bakal menjual kayu ulin ini. Apalagi, kayu ulin ini ditaksir mahal. Satu kubiknya saja mencapai Rp 7 juta.

Pengunjung asal Barabai, Adit, bahkan mengabadikan temuan ini dalam bentuk video.

"Jarang terjadi," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved