Kriminalitas HST

Penjual Sabu Asal Teluk Masjid Kabupaten HST Gagal Bertransaksi, Dikelabui Polisi yang Menyamar

Penjual Sabu Asal Teluk Masjid HST Gagal Bertransaksi, Dielabui Polisi yang Menyamar

Penjual Sabu Asal Teluk Masjid Kabupaten HST Gagal Bertransaksi, Dikelabui Polisi yang Menyamar
humas polres hst
Barang bukti sabu didapat dari Junaidi, warga Teluk Masjid Kabupaten HST. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Junaidi Saleh (42) dibekuk oleh Satuan Reserse Narkotika Polres Hulu Sungai Tengah saat berada di Pantai Hambawang Kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Selasa (8/9/2019) malam.

Pria asal Desa Teluk Masjid Kecamatan Haruyan Kabupaten Hulu Sungai Tengah ini, dibekuk saat hendak bertransaksi narkoba di Desa Pantai Hambawang pada pukul 23.30 Wita.

Penangkapan Juaidi Saleh, berawal dari laporan masyarakat yang menyebut jika di kawasan tersebut sering terjadi transaksi narkoba.

Anggota Satuan Reserse Narkoba yang mendapatkan informasi tersebut melakukan penyamaran berpura-pura sebagai pembeli.

Baca: Server Smart Presensi untuk 2.000 Guru PNS Batola Ngadat, Disdik Sambut Baik Solusi dari Diskominfo

Baca: Air Mata Ruben Onsu Menetes Gara-gara Kelakuan Betrand Peto, Curhat pada Ayu Ting Ting & Wendy Cagur

Baca: Ulah Nikita Mirzani Makan Korban Lagi, KPI Hentikan Pagi Pagi Pasti Happy Susul Hotman Paris Show

Baca: Keanehan Sumber Kekayaan Syahrini Diungkap 2 Artis Ini, Istri Reino Barack Punya Harta Rp 280 M?

Baca: Kemarahan Laudya Cynthia Bella ke Raffi Ahmad, Perlakuan Suami Nagita Slavina Disinggung Istri Emran

Nahas bagi Junaidi yang membeli adalah polisi yang menyamar. Ia pun digiring ke Mako Polres Hulu Sungai Tengah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

Junaidi Saleh (42), pria asal Desa Teluk Masjid Kecamatan Haruyan Kabupaten Hulu Sungai Tengah ditangkap karena menjual sabu.
Junaidi Saleh (42), pria asal Desa Teluk Masjid Kecamatan Haruyan Kabupaten Hulu Sungai Tengah ditangkap karena menjual sabu. (humas polres hst)

Dari tangan Junaidi Saleh, polisi mengamankan barang bukti berupa barang bukti berupa dua paket sabut yang dibungkus dengan menggunakan plastik klip warna bening dengan seberat 0,50 gram.

Tak hanya itu, polisi juga menyita satu kotak rokok warna putih bertuliskan, satu unit telepon seluler warna hitam silver, satu unit sepeda motor warna hitam tanpa nomor polisi, serta yang tunai Rp 400 ribu.

Atas kejadian ini Junaidi dijerat dengan pasal 112 ayat (1) Sub 132 Sub 127 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Sabana Atmojo, membenarkan atas penangkapan terhadap JS. JS juga sudah ditetapkan sebagao tersangka.

Ia berjanji akan memeroses hukum JS sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Kami mengucapkan terima kasih atas peran serta masyarakat sehingga peredaran narkoba dapat diungkap. Saya juga menghimbau kepada masyarakat, khususnya para remaja agar jangan mencoba dan mengkonsumsi narkoba arena akan berdampak buruk terhadap kesehatan," pesannya.

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved