Berita Banjarmasin

Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin Terima Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Rawat Jalan atau Inap

Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin Terima Rehabilitasi Pecandu Narkoba, RawatJalan Tau Inap

Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin Terima Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Rawat Jalan atau Inap
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Acara koordinasi, sosialisasi program rehabillutasi narkoba digelar Polda Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebentar lagi, Rumah Sakit Bhayangkara TK III Banjarmasin Polda Kalsel atau Hoegeng Iman Santoso, menerima rehabilitasi pecandu narkoba.

Bahkan untuk kepentingan ini, dilakukan Koordinasi dan Sosialisasi Program Rehabilitasi Medis Narkoba, Rabu ( 9/10/2019) siang,

Sosialisasi ini dihadiri oleh Karo Ops Kombes Isdiyono, Kabid Propam Kombes Irianto , Kabid Dokkes Kombes dr H.Erwinn ZH,MARS, MH. Kes Kabid Humas Kombes M Rifai, hingga pihak Kejaksaan Negeri Banjarmasin, , pihak Puskesmas, hingga pihak terkait lainnya,

Kepala Rumkit Bhayangkara TK III Banjarmasin AKBP dr Bambang Pitoyo Nugroho mengatakan, RS Bhayangkara Banjarmasin berdasarkan keputusn Menteri Kesehatan ditetapkan sebagai institusi penerima wajib lapor untuk menyelenggarakan rehabilitasi medis narkoba. 

Baca: Satuan Lalu Lantas Polres HST Sambangi SDN 2 Banua Hanyar, Ajari Siswa Patuh Lalu Lintas

Baca: Air Mata Ruben Onsu Menetes Gara-gara Kelakuan Betrand Peto, Curhat pada Ayu Ting Ting & Wendy Cagur

Baca: Ulah Nikita Mirzani Makan Korban Lagi, KPI Hentikan Pagi Pagi Pasti Happy Susul Hotman Paris Show

Baca: Heboh Syahrini Keguguran, Sosok Orang Dekat Istri Reino Barack Ungkap Fakta, Senasib Irish Bella?

Rehabilitasi medis narkoba untuk para pecandu narkoba dan penyalahguna narkoba nantinya bisa menjalani rehabilitasi medis .

"Nantinya baik itu rawat jalan dan inap," paparnya.

Untuk pelaksanaan sendiri RS Bhayangkara tidak bisa sendiri dalam mencegah dan pemberantasan narkoba makanya pihaknya hari ini melaksanakan rapat koordinasi dan sosialisasi meliputi BNNP Kalsel, BNN Kota , Dinas Sosial, Rumah Sakit, puskemas dn internal Polri lainnya.

Selain rehab rujukan penyidik dan lainnya, apakah masyarakat umum misal ada kecanduan apa bisa? Bambang mengatakan boleh.

"Sasarannya sebenarnya yang sukarela itu kit harapkan meskipun status tersngka,terdakwa, terpidana ada juga. Kewajiban menjalani rehabilitasi," jelasnya seraya mengatakan awal bulan nanti rehab sudah bisa dilakukan..

Terpisah, Direktur Narkoba Kombes Wisnu Widarto mengungkapkan narkoba adalah masalah darurat dan masalah nasional.

"Kejahatan narkoba sesuatu kejahatan darurat, banyak belum tau apalagi masyarakat., kita galakkan rehap karena penindakan kita lakukan tidak selesaikan masalah. Bahkan tiap tahun kita gerak meningkat tapi tak habisnya," ucap Wisnu.

Menurutnya sesuai pasal 54 UU Narkoba bahwa pecandu wajib di rehabilitasi dan upaya penindakan istilahnya 'memaksa' dimana pihaknya tangkap antar ke panti rehap.

"Karena kejahatan narkoba adalah kejahatan khusus, orang tua kadang tak tahu anaknya menggunakan narkoba . Selain penindakan kita juga lakukan sosialisasi, kita bentengi anak-anak SMP,SMA dengan deklarasi anti narkoba, adanya sukarelewan di sekolah-sekolaj jangan sampai generasi muda terpapar oleh narkoba," paparnya.

(Banjarmasinpost.co.id/irfani rahman)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved