Selebrita

Jargon yang Diciptakanya Viral , Begini Cerita Abah Lala Menciptakan

Jargon 'Cendol Dawet' tengah viral. Hampir di setiap penampilan penyanyi dangdut terkenal di tanah air menyuarakan jargon ini.

Editor: Hari Widodo
Instagram/abahlala_86
Abah Lala pencetus jargon 'Cendol Dawet' 

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Jargon 'Cendol Dawet' tengah viral. Hampir di setiap penampilan penyanyi dangdut terkenal di tanah air menyuarakan jargon ini.

Dari anak-anak hingga orang tua menyukai jargon yang tergolong unik itu.

Kalangan artis seperti Ayu Ting Ting, Soimah, dan Didi Kempot kerap melontarkan jargon tersebut kala mereka manggung.

Lantas siapa sosok pencipta jargon 'Cendol Dawet' tersebut?

 Nama Abah Lala disebut-sebut sebagai pencetus jargon tersebut.

Baca: Kisah Viral Ketabahan Istri Gantikan Suami Wisuda Gelar Magister, Sang Suami Meninggal karena Kanker

Baca: Posting Ucapan Mesra di Facebook, Pria ini Ternyata Bunuh dan Mutilasi Istri dan Anak Jadi 8 Bagian

Baca: Viral Ular Piton Raksasa di Amazon 4 Tahun Lalu, Fakta Baru Terungkap Ada yang Disembunyikan

Baca: Heboh Barbie Kumalasari Pakai Celana Dalam di Lampu Merah, Uya Kuya Buktikan Benda Istri Galih Palsu

Baca: Takut Insiden Menkopolhukam Wiranto? Artis Sewa Bodyguard, Ada Syahrini, Raffi & Putra Maia Estianty

Diketahui, Abah Lala merupakan penyanyi dangdut asal Boyolali yang memiliki sebuah grup MG 86.

Sama seperti artis-artis dangdut lainnya, Abah Lala meniti karir dari panggung ke panggung.

Namanya pun kini sudah dikenal luas di Tanah Air.

Pria bernama asli Agus Purwanto itu diketahui sudah mulai kerap diundang dan tampil di televisi swasta.

Dilansir TribunStyle melalui Warta Kota Abah Lala dikabarkan masuk dalam managemen Cita Citata.

Menjajal peruntungan sebagai produser, Cita Citata mencoba mengorbita Abah Lala untuk siap maju bersaing di belantika musik dangdut.

 Dilansir melalui akun YouTube Abah Lala86, pria kelahiran 24 Oktober 1986 ini menceritakan bagaimana awal mula terciptanya jargon cendol dawet.

Ia pun tak menyangka jika akan bisa terkenal seperti sekarang.

"Dulunya pertama jargon dangdut ki rusuh-rusuh (kotor-kotor) masak ditirukan anak kecil adikmu mau bilang yang kotor-kotor?" ungkapnya dalam bahasa Jawa.

"Pada suatu waktu pagi-pagi Sulis cendol dawet dulu, dimana di rumah, cuma 500an yang dijual di tukang sayur"

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved