KaltengPedia
KaltengPedia - Yayasan BOSF Palangkaraya, Tugas dan Misinya
Eksistensi orangutan di Kalimantan Tengah tidak lepas dari peran serta aktif Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOSF) yang ada di Palangkaraya
Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, KaltengPedia - Eksistensi orangutan di Kalimantan Tengah tidak lepas dari peran serta aktif Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOSF) yang ada di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Yayasan ini didirikan 1991, untuk misi utama sebagai Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo.
Yayasan BOS adalah sebuah organisasi non-profit Indonesia yang didedikasikan untuk konservasi orangutan Borneo dan habitatnya.
Dalam menjalankan misinya, yayasan ini bekerjasama dengan masyarakat setempat yang ada di Kalimantan Tengah, Kementrian Kehutanan Republik Indonesia dan organisasi mitra internasional serta pemerintah di Kalimantan Tengah.
Baca: KaltengPedia: Sejarah Berdirinya Bundaran Besar, Ikon Kota Palangkaraya
Baca: KaltengPedia : Jembatan Layang Tumbang Nusa di Jalur Kalteng ke Kalsel
Baca: Kaltengpedia : Karang Taruna Tunas Muda di Selat Dalam Kabupaten Kapuas Sukses Budidaya Lele
Yayasan BOS saat ini merawat ratusan orangutan dengan dukungan 400 karyawan yang berdedikasi tinggi, serta para ahli di bidang primata, keanekaragaman hayati, ekologi, rehabilitasi hutan, agroforestri, pemberdayaan masyarakat, edukasi, dan kesehatan orangutan.
Kegiatan rehabilitasi dan penyelamatan orangutan dilakukan di Nyarumenteng, Jalan Tjilik Riwut Palangkaraya, yang selama ini dijadikan sebagai pusat rehabilitasi dan reintroduksi orangutan yang ada di Kalimantan Tengah yang masuk cakupan kawasan yayasan ini.
Kebanyakan orangutan yang masuk ke pusat rehabilitasi adalah orangutan yang menjadi korban kerusakan lingkungan atau orangutan yang pernah diselundupkan dan diekspolitasi manusia untuk dikomersilkan atau orangutan peliharaan masyarakat.
banjarmasinpost.co.id / faturahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/nyarumenteng-palangkar-tan-survival.jpg)