Kabinet Jokowi Jilid II

Gagal jadi Menteri dan Wamen Jokowi, Yusril Lapang Dada, Ingatkan Soal Pembenahan Hukum

Yusril Ihza Mahendra bersikap lapang dada meskipun gagal jadi Menteri dan Wamen Jokowi - Maruf Amin untuk Kabinet Indonesia Maju 2019-2024.

Gagal jadi Menteri dan Wamen Jokowi, Yusril Lapang Dada, Ingatkan Soal Pembenahan Hukum
kompas.com
Yusril Ihza Mahendra 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Gagal jadi Menteri dan Wamen Jokowi - Maruf Amin untuk Kabinet Indonesia Maju 2019-2024, Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra bersikap lapang dada

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengumumkan dan melantik para Menteri dan Wakil Menteri ( wamen ) dalam Kabinet Indonesia Maju.

Proses ini memakan waktu sejak Senin (21/10/201) hingga Jumat (25/10/2019). 

Kemarin, Jokowi melantik 12 Wakil Menteri.

Dilansir dari Tribunnews.com, Yusril Ihza Mahendra bersikap lapang dada meskipun gagal jadi Menteri dan Wamen Jokowi - Maruf Amin untuk Kabinet Indonesia Maju 2019-2024.

Baca: Berdarah-darah di Pilpres 2019, Hanura Belum Ikhlas Tak Dapat Jatah Menteri di Kabinet Jokowi

3 parpol pendukung yang ikut mengusung Jokowi-Maruf Amin saat Pilpres 2019, ternyata tidak dapat jatah Menteri maupun wamen.

Ketiga partai ini adalah Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hanura, dan Partai PKPI. 


Yusril Ihza Mahendra (KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO)

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra tidak terlalu pusing dirinya sebagai kader PBB tidak masuk dalam Kabinet Indonesia Maju.

Padahal, Yusril Ihza Mahendra termasuk orang yang dianggap 'berkeringat' dalam Pilpres 2019 karena menjadi kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf saat menghadapi gugatan dan Yusril berhasil memenangkan gugatan tersebut.

Halaman
1234
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved