Berita Jakarta

Menteri Agama Larang Celana Cingkrang dan Cadar, Sejumlah ASN/PNS Protes dan Bilang Begini

Menteri Agama Larang Celana Cingkrang dan Cadar, Sejumlah ASN/PNS Protes dan Bilang Begini

Menteri Agama Larang Celana Cingkrang dan Cadar, Sejumlah ASN/PNS Protes dan Bilang Begini
Hidayatullah untuk BBC News Indonesia
Meiriana, seorang ASN di Aceh mengaku lebih memilih memakai cadarnya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Menteri Agama Larang Celana Cingkrang dan Cadar, Sejumlah ASN/PNS Protes dan Bilang Begini

Beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Aceh dan Banten mengaku tidak setuju atas wacana pelarangan pemakaian celana cingkrang dan cadar di lingkungan kantor pemerintah.

Sebelumnya wacana pelarangan celana cingkrang dan cadar diusulkan oleh Menteri Agama, Fachrul Razi.

Meiriana, seorang ASN di Aceh mengaku lebih memilih untuk menggunakan cadar, seperti dilansir oleh BBC Indonesia, Jumat, (1/10/2019).

"Jika harus memilih antara [menjadi] Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan cadar, maka saya memilih menggunakan cadar," kata Meiriana.

Baca: Riset Video Syur Mirip Nagita Slavina dan Gisell, Profesor Ini Sebut Istri Raffi Ahmad Doppelganger

Baca: Diingatkan Jokowi Jangan Ganggu Investor, KPK Malah Bilang Soal Praktik Mafia Hukum

Baca: Lulusan SMA/SMK di CPNS 2019, Rekrutmen Ada di Kejaksaan, Lihat Formasi yang Dibutuhkan di Web Ini

"Ini merupakan sunah Rasul, dan saya sudah menggunakan cadar selama lebih dari 10 tahun," tambah Meiriana

Meiriana adalah seorang Staf Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Kota Banda Aceh.

Ia menyatakan bahwa penggunaan atribut pakaian seperti cadar dan celana cingkrang adalah pilihan yang menurutnya ia pakai untuk memenuhi ajaran agama.

Meiriana menambahkan bahwa cadar dan celana cingkrang tidak ada hubungan dengan keamanan nasional.

"Masalah radikalisme adalah masalah ideologi, bukan masalah cadar atau celana cingkrang. Jadi saya mengecam pernyataan menteri agama," kata Meiriana.

Halaman
1234
Editor: Didik Trio
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved