Berita Kotabaru

Jelang Operasi Zebra Berakhir, Satlantas Kotabaru Sidang Ditempat Pelanggar Lalulintas

Tindakan tilang pun diberikan jajaran Satlantas Polres Kotabaru kepada ratusan pelanggar lalulintas.

Jelang Operasi Zebra Berakhir, Satlantas Kotabaru Sidang Ditempat Pelanggar Lalulintas
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Razia Kendaraan Yang Digelar di depan SMPN 1 Kotabaru beberapa waktu lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Hari ini, Selasa (5/11/19) pukul 23.59 wita tengah malam, operasi Zebra Intan 2019 resmi berakhir. Tindakan tilang pun diberikan jajaran Satlantas Polres Kotabaru kepada ratusan pelanggar.

Mereka yang tidak lengkap selama operasi dari 23 Oktober hingga 5 November langsung dikenakan tilang. Bahkan jelang hari terakhir razia kendaraan bermotor itu, jajaran Satlantas menggelar sidang ditempat.

Sidang ditempat itu langsung melibatkan jaksa dan hakim di lokasi razia yang dilaksanakan di terminal Stagen Kotabaru. Sehingga, tidak ada alasan lagi untuk mengelak bagi para pelaku pelanggar lalu lintas yang terjaring razia.

Pelaksanaan razia tersebut sebagai upaya penindakan agar pengendara selalu melengkapi surat menyuratnya hingga alat keselamatan dalam berkendara. Mereka sebagai pelanggar harus sadar terkait keselamatan diri sendiri dan orang lain sebagai pengguna jalan.

LINK Live Streaming TV Online Barcelona vs Slavia Praha di Vidio.com, Liga Champions Live SCTV

Wacanakan Naik ke Tipe B, RSHD Lengkapi Fasilitas Laboratorium Patologi Anatomi

Viral Ibu Kandung Bunuh Bayi yang Baru Lahir dengan Cara Dimasukkan Mesin Cuci, Ini Kronologinya

Pemkab Tanahlaut Targetkan 2023 Bebas Rumah Tak Layak Huni

Itu dikatakan Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin SH SIK MM melalui Kasat Lantas Polres Kotabaru, AKP Lendra Ambarsari SIK, Selasa (5/11/19). Dia juga menyebutkan jumlah pelanggar lalu lintas selama operasi zebra dilaksanakan.

" Ada sebanyak 521 tilang yang dikenakan kepada pengendara lalu lintas dan 215 teguran yang dikeluarkan selama operasi, " kata Polwan ini.

Dari pelanggar itu ada yang sidang ditempat langsung dan adapula yang tidak dan menunggu jadwal sidang. Mereka yang melanggar juga diharapkan agar selalu melengkapi surat menyuratnya dan kelengkapan dalam berkendara bila tak ingin berurusan dengan polisi lalulintas.

Lekukan Tubuh Luna Maya, Nia Ramadhani Saat Viral Video Syur Gisella Anastasia & Nagita, Endorse?

Warga Cerbon Batola Gembira Jembatan Sungai Puting Bisa Dilewati

Sepakat Pembangunan Gedung Baru, Dewan Minta Rumah Sakit Datu Sanggul Siapkan Layanan Unggulan

" Tingkat pelanggaran masih tinggi. Rata-rata pelanggar tidak lengkap surat menyurat dan tidak lengkap dalam mengendarai motor seperti helem, spion dan plat nomor, " katanya.

Bahkan dari sekian banyak pelnggar, juga banyak yang dikenakn tilang kendaraan yang berplat merah dan adapula dari kalangan PNS yang tidak membawa SIM. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved