Berita Tapin

Sepakat Pembangunan Gedung Baru, Dewan Minta Rumah Sakit Datu Sanggul Siapkan Layanan Unggulan

DPRD DPRD Kabupaten Tapin menyetujui Pemerintah Kabupaten Tapin melaksanakan pembangunan rumah sakit baru di Kelurahan Lokpaikat pada 2020 nanti.

Sepakat Pembangunan Gedung Baru, Dewan Minta Rumah Sakit Datu Sanggul Siapkan Layanan Unggulan
banjarmasinpost.co.id/ibrahim ashabirin
RSUD Datu Sanggul Rantau 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - DPRD Kabupaten Tapin menyetujui Pemerintah Kabupaten Tapin melaksanakan pembangunan rumah sakit baru di Kelurahan Lokpaikat pada 2020 nanti.

Sebelum pembangunan fisik dilaksanakan, Komisi II DPRD Kabupaten Tapin selaku mitra Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin melaksanakan rapat dengar pendapat prospek bisnis dari pembangunan rumah sakit baru tersebut.

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Tapin, H Ikhwanuddin Husin mengaku dalam rapat dengar pendapat itu tercapai kesepakatan.

Diantara kesepakatan itu, agar mutu pelayanan RSUD Datu Sanggul Rantau yang ada ini lebih optimal dan merancang layanan unggulan pada RSUD Datu Sanggul Rantau yang baru di Lokpaikat.

Sosok Cowok yang Tolak Ayu Ting Ting Terkuak! Bukan Raffi Ahmad, Robby Purba, Shaheer Sheikh & Igun

Final Liga 3 Kotabaru FC vs Persetala, Sarat Aroma Balas Dendam

Balai Jalan Rampungkan Jembatan Sungai Puting, Hubungkan Banjarmasin-Marabahan-Tapin

Gelar Razia Gabungan di Operasi Zebra Intan 2019, 150 Tilang Diberikan kepada Pengendara

Menurut Ikhwanuddin Husin, layanan unggulan itu mutlak di RSUD Datu Sanggul Rantau yang baru agar menjadi rujukan bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Tapin dan Hulu Sungai dan sekitarnya.

"Rujukan regional dalam lingkup Tapin, HSS dan HST. Jadi dalam hal layanan unggulan terhadap RSUD baru sebelum operasional harus ditentukan sehingga layanan unggulan tersebut menjadi rujukan, tanpa harus ke RS di Kota Banjarmasin," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Selasa (5/11/2019).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin, H Errani Martin sangat sependapat RSUD Datu Sanggul Rantau yang baru, punya layanan khas atau layanan yang dipatenkan hanya ada satu-satunya di RSUD Datu Sanggul Rantau.

Menurut Martin, tentu jika RSUD Datu Sanggul Rantau yang baru ingin menjadi rumah sakit rujukan harus punya spesialisasi pelayanan dengan ditunjang anggaran yang cukup dan memadai.

Misalkan, ingin membuka layanan unggulan bagi penderita penyakit jantung koroner atau hipertensi. Harus disiapkan dokter spesialis, peralatan medis yang modern dan obat-obatan untuk pasien.

"Maka kedepan, sumber daya tenaga medis pelayanan spesialis penyakit Hipertensi atau Jantung koroner harus banyak. Kemudian ditunjang dengan peralatan medis khusus penyakit jantung koroner atau hipertensi agar pasien merasa nyaman terlayani secara maksimal," katanya.

NEWSVIDEO : Satlantas Polres Balangan Temukan Banyak Pengendara Sepeda Motor Yang Tidak Light On

Bungkus Sabu Dengan Tisu, Mahasiswa Ini Diamankan Satresnarkoba Polres HST

Ngamuk dan Menenteng Parang di Pasar Keramat, Pemuda Ini Diamankan Polres HST

Martin mengaku pembangunan RSUD Datu Sanggul Rantau yang baru bertipe C menuju RSUD bertipe B melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin sesuai peraturan Kementerian Kesehatan.

Kemudian secara bertahap pengadaan tenaga medis dan peralatan medisnya dilaksanakan oleh manajemen RSUD Datu Sanggul Rantau sebagai Badan Layanan Umum Daerah.

"Secara bertahap RSUD Datu Sanggul Rantau akan berada di bawah pengawasan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved