Kriminal HST

Ngamuk dan Menenteng Parang di Pasar Keramat, Pemuda Ini Diamankan Polres HST

Ngamuk dengan membawa sebilah parang M Paidillah (21) warga Desa Pamarangan Kiwa Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong diamankan oleh Polres HST.

Ngamuk dan Menenteng Parang di Pasar Keramat, Pemuda Ini Diamankan Polres HST
istimewa/Satreskrim Polres HST
M Paidillah (21) diamankan Satreskrim Polres HST setelah mengamuk dengan menenteng parang 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Ngamuk dengan membawa sebilah parang M Paidillah (21) warga Desa Pamarangan Kiwa Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong diamankan oleh Polres Hulu Sungai Tengah.

M Paidillah kedapatan ngamuk di Pasar Keramat pada Senin (4/11/2019) sore. 

Penangkapan M Paidillah berdasarkan informasi masyarakat.

Masyarakat yang geram akibat ulah tersangka yang mengamuk di Pasar Keramat Barabai.

Tak berselang lama petugas kepolisian mendatangi TKP dan berhasil tersangka.

Bungkus Sabu Dengan Tisu, Mahasiswa Ini Diamankan Satresnarkoba Polres HST

17 Mei Dua Kali Menunggak Bayar Listrik, Djumaderi Maserun Harapkan Ini

Jodoh Aurel Hermansyah Disebut Sosok Selain Ashanty & Anang, Putri Krisdayanti dengan Teuku Rasya?

Atap Kelas SDN Gentong Pasuruan Ambruk, 1 Guru dan 1 Siswa Tewas

Dari tangan tersangka diamankan sebilah senjata tajam jenis parang lengkap dengan kompangnya yang terbuat dari kayu warna kuning dengan panjang besi 24 sentimeter,  panjang hulu 11 sentimeter, dan panjang kompang 25 sentimeter

Tak hanya parang, tersangka juga membawa pisau lengkap dengan kompangnya berwarna coklat dengan panjang besi 13 sentimeter, panjang hulu sembilan sentimeter, dan panjang kompang 19 sentimeter.

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, membenarkan atas penangkapan terhadap tersangka.

Keretakan Hubungan Evelyn Nada Anjani dan Roy Kiyoshi Diungkap, Mantan Aming Cuma Dianggap Teman?

Perlakuan Pilu Mulan Jameela ke Ahmad Dhani Disorot Pasca Jadi DPR RI, Ini Sikap Eks Maia Estianty

Polisi Amankan Tiga Pelaku, Terungkap Pengeroyokan Diduga Dipicu Rasa Cemburu

Ia berjanji akan proses sesuai hukum yang berlaku. Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak membawa senjata tajam tanpa ijin yang sah.

"Tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951," bebernya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved