Kriminalitas Regional

Menjual Surga Kepada Pengikutnya, Puang Lalang Tebarkan 13 Kesesatan dan Jual Kartu Surga Rp 50 Ribu

Menjual Surga Kepada Pengikutnya, Puang Lalang Tebarkan 13 Kesesatan dan Jual Kartu Surga Rp 50 Ribu

Menjual Surga Kepada Pengikutnya, Puang Lalang Tebarkan 13 Kesesatan dan Jual Kartu Surga Rp 50 Ribu
ilustrasi/surya.co.id
Ilustrasi penangkapan tersangka. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MAKASSAR - Menjual Surga Kepada Pengikutnya, Puang Lalang Tebarkan 13 Kesesatan dan Jual Kartu Surga Rp 50 Ribu

Praktik menyesatkan terjadi di Provinsi Sulawesi Selatan, tak hanya merugikan banyak orang, perbuatan lelaki bernama Puang Lalang sudah meresahkan warga.

Akibat perbuatan sesatnya itu, polisi akhirnya menahan Puang Lalang dengan banyak tuduhan.

Entah apa yang merasuki Puang Lalang sehingga menyesatkan banyak orang.

Kini, dia harus mendekam di balik jeruji besi di Polres Gowa provinsi Sulawesi Selatan gara-gara Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf.

Satuan Reserse Kriminal ( Sastreskrim ) Polres Gowa berhasil mengungkap dugaan tindak pidana baru dilakukan Puang Lalang (74) pemimpin aliran Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ( Sulsel )

Ultimatum Kartika Putri saat Habib Usman Bicara Poligami, Arie Untung Malah Diserang Fenita Arie

Klasemen Liga 1 2019, Bermain Seri Lawan Perseru, Borneo FC Gagal Salip Persipura Jayapura

Hasil Liga Champions Matchday 4, Liverpool & Borussia Dortmund Berjaya, Barcelona & Chelsea Seri

Tindak pidana baru yang berhasil diungkap yakni dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, pencucian uang, serta pencatatan nikah, talak, dan rujuk.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan, Puang Lalang yang kini berstatus tersangka memberikan kartu wipiq atau kartu Surga kepada pengikutnya sebagai tanda keanggotaan.

Pengikut aliran Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf dipimpin Puang Lalang diwajibkan membayar uang tunai sebesar Rp10 ribu hingga Rp 50 ribu untuk mendapatkan kartu Surga itu.

"Modus pelaku menyebarkan aliran sesat dan menyesatkan dengan cara melakukan baiat, mendoktrin pengikutnya lalu menjanjikan keselamatan dunia dan akhirat," kata AKBP Shinto Silitonga di Mapolres Gowa, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Senin (4/11/2019).

Halaman
1234
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved