Berita Regional

Terlibat Bobol ATM, Oknum Satpol PP DKI Dinonaktifkan

Sejumlah oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta yang diduga terlibat dalam pembobolan ATM Bank DKI dinonaktifkan

Terlibat Bobol ATM, Oknum Satpol PP DKI Dinonaktifkan
Dok Tribunjogja.com
ILUSTRASI-Polisi melakukan olah TKP tempat kejadian perkara percobaan perusakan mesin ATM 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Sejumlah oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta yang diduga terlibat dalam pembobolan ATM Bank DKI kini harus merasakan akibat dari perbuatannya.

Tidak hanya harus berurusan dengan kepolisian, Oknum Satpol PP tersebut telah dinon aktifkan dari keanggotaan Satpol PP DKI Jakarta.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta Arifin membenarkan, sejumlah anggota Satpol PP yang diduga membobol ATM bank swasta telah dinonaktifkan.

Sebenarnya, pelaku pembobolan berjumlah 12 orang. Namun, sebagian kooperatif ketika diperiksa.

Sisakan Waktu 5 Tahun Lagi, Dinas LH Banjarmasin Cari Lahan 20 Hektar Untuk Tambahan TPA Basirih

Pasca Puting Beliung Terjang Kecamatan Gambut, Polsek Gambut Bergerak Lakukan Ini

Antisipasi Jika Plat Mobil Dinas Dilepas, Mobil Plat Merah Pemko Banjarmasin Dipasangi Stiker

NEWSVIDEO : Satpolair Polresta Banjarmasin Sita 25 Dos Rokok Tanpa Cukai dari KM Sabar Indah

"Sudah dinonaktifkan per hari ini. Sebenarnya total ada 12 orang. Tapi ada beberapa orang yang dipanggil kemudian ada itikad mengembalikan Uang tersebut ke Bank DKI," ucap Arifin saat dikonfirmasi, Senin (18/11/2019).

"Jadi beberapa orang sudah selesai urusannya. Nah, tinggal beberapa orang lagi," lanjutnya.

Menurut dia, saat ini para anggota Satpol PP tersebut berupaya untuk mengembalikan uang yang telah mereka ambil.

"Ya masih usaha untuk mengembalikan uangnya mungkin tidak bisa karena satu dan lain hal," kata dia.

Meski begitu, pemeriksaan dengan pihak berwajib di Polda Metro Jaya tetap harus dilakukan.

"Iya itu sudah ranahnya Polda untuk melakukan pemeriksaan. Makanya saya tadi katakan kita tunggu hasil penyelidikan di Polda," pungkas Arifin.

Sebelumnya, Kepala Satpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat membenarkan bila oknum anggota Satpol PP wilayah Jakarta Barat diduga melakukan pembobolan dana Bank DKI.

Kecelakaan Maut Truk Tangki vs Yamaha Mio, Hardi Tewas di Kolong Truk Aspal Curah

Syarat Terbaru Penerimaan CPNS, Pendaftar Harus dari Perguruan Tinggi yang Terakreditasi BAN PT

Persetala Menang 2-0 Atas Harbi Putra Kaltim, Kotabaru FC Tertahan di Kandang Persikat Ketapang

Menurut Tamo, oknum Satpol PP yang berinisial M sudah mengakui perbuatannya. Kepolisian sudah melakukan pemanggilan terhadap M untuk diperiksa.

"Saya menyatakan bahwa pak M merupakan Satpol PP di Jakarta Barat, dia Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang bekerja di Kantor Wali Kota Jakarta Barat. Kemudian dia sudah ada pemanggilan pemeriksaan dari kepolisian keatasannya dia," ucap Tamo saat dihubungi Kompas.com, Senin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diduga Bobol ATM, Sejumlah Oknum Satpol PP DKI Dinonaktifkan"
Penulis : Ryana Aryadita Umasugi

Editor: Hari Widodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved