Bantuan untuk Kebakaran Sebuku
Sehari Pasca Kebakaran di Pulau Sebuku, Warga Tidak Ada Mengeluh Sakit
Abdul Sahid, mantan Kades Sungaibali, membenarkan sampai dengan hari kedua ini belum ada korban yang mengeluh sakit dampak dari kejadian itu.
Penulis: Herliansyah | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Sehari pascakebakaran hebat menghanguskan ratusan rumah di Desa Sungaibali, Kecamatan Pulau Sebuku Kotabaru. Bantuan logistik, pakaian layak pakai untuk para korban dari berbagai sumber terus mengalir.
Dengan mengalirnya donasi bantuan, dipastikan untuk kebutuhan jatah hidup (Jadup) dipastikan aman. Kecuali beberapa jenis pakaian diperlukan para ibu-ibu seperti celana dalam dan bra, karena saat kejadian sebagian besar korban tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka.
Hasil penelusuran banjarmasinpost.co.id, hingga berita kembali dilansir belum ada ditemukan korban kebakaran mengalami sakit-sakit imbas dari peristiwa tersebut.
Abdul Sahid, tokoh masyarakat sekaligus mantan Kades Sungaibali, membenarkan sampai dengan hari kedua ini belum ada korban yang mengeluh sakit dampak dari kejadian itu.
• Betya Sabhara Masuk 3 Besar Nasional Lomba Penulisan Artikel, Sisihkan 350 Kontestan se-Indonesia
• Terjangan Puting Beliung Bikin Tiang dan Jaringan Listrik Rusak, PLN Lembur Lakukan Perbaikan
• Live RCTI! Jadwal Lengkap Timnas U-23 Indonesia SEA Games 2019 Mulai Selasa (26/11) Tekad Nadeo
• Kisah Bakarudin Guru Pendamping asal Banjar Saat Dampingi Santri Lomba Roket Internasional di Jepang
"Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada korban mengeluh sakit-sakit. Untuk logistik, bantuan pakaian terus berdatangan. Kecuali ibu-ibu terutama, mereka memerlukan pakai dalam untuk ganti. Selain perlu bahan-bahan banujar Sahid melalui telepon genggamnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru H Akhmad Rivai, mengatakan pascakebakaran, pihaknya sudah menstandbaykan posko kesehatan untuk membantu para korban.
Selain itu, menurut Rivai, petugas kesehatan bertugas di lapangan secara mobile melakukan pengecekan ke rumah-rumah yang di tempati korban.
"Sampai hari ini belum ada laporan warga korban kebakaran yang sakit. Sekarang aku masih di lokasi," ujar Rivai kepada banjarmasinpost.co.id.
• Khabib Nurmagomedov akan Hadapi Floyd Mayweather Jr pada Januari 2020, Termotivasi Uang?
• Pak Guru Musri Rela Jadi Hantu Saat Malam Hari, 20 Tahun Jadi Guru Honorer Digaji Rp 700 Ribu
• Nyewa Kamar di Pembatuan Rp 500 Ribu, Saat Terjaring Razia, PSK Ini Mengaku Pasang Tarif Segini
Meski pun belum ada laporan maupun keluhan langsung dari para korban. Pihaknya akan terus siaga, terlebih ketersediaan obat-obatan.
"Semua obat-obatan kami siapkan. Termasuk obat luka, diare dan lainnya," kata Rivai.
Dalam pengecekan, pun tambah Rivai, pihaknya juga menyiapkan makanan tambahan untuk keperluan ibu hamil dan anak di bawah lima tahun (Balita).
Video bantuan berdatangan untuk korban kebakaran Desa Sungai Bali, Pulau Sebuku, Kotabaru
(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/permukiman-warga-di-tiga-rt-desa-sungaibali.jpg)