Berita Tapin

As Roda Patah, Truk Ini Seruduk 3 Bangunan Kios di Candi Laras Selatan Tapin

As roda patah, truk pengangkut sawit ini tabrak tiga bangunan kios di Candi Larasa Selatan

As Roda Patah, Truk Ini Seruduk 3 Bangunan Kios di Candi Laras Selatan Tapin
istimewa/ahmad kusasi
Toko Ahmad Kusasi diseruduk truk pengangkut kelapa sawit 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Ahmad Kusasi, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPB) di Desa Baringin  bersama istrinya sedang asyik melahap sarapan pagi, Selasa (26/11/2019) sekitar pukul 06.30 Wita.

Rezeki sarapan pagi itu tiba-tiba buyar setelah satu unit truk bak kayu bermuatan buah sawit menabrak kios ponsel, lalu berikutnya toko miliknya dan bengkel sepeda motor tetangganya.

"Istri dan saya serta mertua perempuan langsung meloncat dari tempat duduk kami sarapan bersama, air minum teh manis tak sempat diteguk. Saya masih trauma dan bersyukur selamat dari maut," katanya dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id.

Ahmad Kusasi mengaku trauma hingga kini. Sedikit lega, karena sopir truknya bertanggungjawab menyelesaikan kerugian yang dialaminya.

Pasca Formasi Kosong di Tanahlaut Diumumkan, Formasi Ini Kini Sudah Terisi

Ashanty Pingsan? Ibu Aurel Hermansyah Jatuh Saat Syuting Film, Ini Kisah Istri Anang Soal Autoimun

Jelang Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Serikat Pekerja Minta Pelayanan Diperbaiki

NEWSVIDEO : Bantuan Untuk Korban Kebakaran Di Kecamatan Pulau Sebuku Kotabaru Terus Berdatangan

"Sopir mau saya bertanggungjawab. Saya juga tidak memperpanjang karena namanya musibah. Cuma harus dihitung kerugian barang dan lemari kaca pecah dan bangunan yang rusak," harapnya.

Mobil truk nahas bernopol KT 8557 BB belum dievakuasi dari tokonya, akibat patah as pendek di bagian roda belakang sebelah kanan.

Kapolsek Candi Laras Selatan, Iptu Agus Hariyadi dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalulintas tersebut.

"Untuk laka tunggal di CLS tadi pagi ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Tapin," katanya.

Kasatlantas Polres Tapin AKP Winda Adiningrum dikonfirmasi mengatakan kasus Lakalantas tunggal itu tidak dibuatkan laporan polisinya karena hanya kerugian material.

AKP Winda Adiningrum mengimbau bagi penyedia layanan jasa angkutan sawit atau angkutan apa pun agar memperhatikan bobot bawaannya agar jangan sampai melebihi batas kemampuan dari armadanya agar mencegah terjadinya kecelakaan lalulintas.

Tokoh masyarakat setempat, H Abdul Hadi mengaku sudah bertemu dengan manajer perusahan perkebunan kelapa sawit saat melihat kondisi truk nahas tersebut.

Mantan Camat Candi Laras Selatan itu lega karena perusahaan perkebunan kelapa sawit di Candi Laras Selatan akan memperbaiki akses jalan alternatif untuk perlintasan armada angkutan buah sawit menuju pabrik kelapa sawit di Candi Laras Selatan.

Pelajar dan Relawan di Tapin Galang Donasi untuk Korban Kebakaran Sungai Bali Pulau Sebuku Kotabaru

NEWSVIDEO : Bantuan Untuk Korban Kebakaran Di Kecamatan Pulau Sebuku Kotabaru Terus Berdatangan

Saat Warga Terlelap, Api Berkobar dan Ludeskan Lima Rumah di Tanjung

Klas jalan ruas Margasari- Rantau ini memang bukan kelas angkutan truk bermuatan kepala sawit. Itu mobilnya bermuatan 6 ton lebih, sesuai keterangan sopirnya mengangkut dari Halong, Kabupaten Balangan.

"Sewaktu saya sebagai Camat Candi Laras Selatan, akses jalan alternatif itu, saya yang mengupayakan karena saat itu jalan yang ada bangunan jembatan layang itu sebelumnya, badan jalannya amblas pada 2014 lalu," kata pria pernah juga menjabat Camat Candi Laras Utara ini. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved