Berita Tanahbumbu

Hanya Mengandalkan Sumur yang Tak Terlalu Dalam, Masyarakat Mentewe Berharap ini

Bukan hal yang aneh lagi, saat musim kemarau sejumlah wilayah d Kalsel mengalami kesulitan air bersih.

Hanya Mengandalkan Sumur yang Tak Terlalu Dalam, Masyarakat Mentewe Berharap ini
Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanahbumbu H Ansyari Firdaus. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Bukan hal yang aneh lagi, saat musim kemarau sejumlah wilayah d Kalsel mengalami kesulitan air bersih.

Tidak kecuali di Kabupaten Tanahbumbu, khususnya wilayah yang belum terlayani distribusi jaringan pipa PDAM.

Beberapa wilayah yang belum terlayani jaringan PDAM, seperti di Desa Sarimulya (Blok C), Kecamatan Mentewe.

Selama ini sebagian besar masyarakat hanya mengandalkan sumur untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Menjadi persoalan setiap musim kemarau, selain sumur kering, embung milik desa yang digunakan bersama-sama oleh masyarakat juga tidak optimal.

Waswas Baim Wong Imbas Istri Raffi Ahmad Saat Beli Hadiah Paula Verhoeven, Nagita Slavina Ngapain?

Hubungan Sebenarnya Ayu Ting Ting & Andi Arsyil Terbongkar, Tergoda Sohib Ruben Onsu & Robby Purba?

Kabar Buruk Sule Terkait Lina Mantan Istrinya, Sohib Andre Taulany Sebut Ibu Rizky Febian Alami Ini

"Sumur paling dalam tiga meter, karena batunya keras," jelas Muhyar kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (6/12/2019).

Tidak bisa dimaksimalkannya sumur dan embung milik desa setiap musim kemarau, tidak ada pilihan lain untuk memenuhi kebutuhan air bersih, masyarakat terpaksa membeli air tandon kapasitas 1.200 liter.

Air tandon 1.200 liter dibeli dari penjual seharga Rp 70 ribu, jelas Muhyar, hanya bertahan paling lama empat hari.

Maka dari itu, Muhyar pun berharap jaringan pipa PDAM bisa masuk sampai ke wilayah mereka.

"Ada pipa PDAM dari Pal 8, tapi hanya sampai di Blok A1," terangnya.

Padahal jarak antara Blok A1 ke Sarimulya (Blok C) tidak jauh lagi, hanya sekitar lebih kurang tujuh kilometer.

"Mudah-mudahan. Saat hujan ada sumur, tapi saat kemarau sebulan saja sudah kesulitan air bersih. Termasuk kami di sini kesulitan sinyal seluler harus ada dibangunkan tower (BTS)," tandas Muhyar.

Hingga berita diturunkan belum didapat konfirmasi resmi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanahbumbu, terkait keinginan warga ada jaringan pipa PDAM di wilayah tersebut.

Kepala Dinas PUPR H Ansyari Firdaus dihubungi dihubungi telepon genggamnya, tersambung namun belum terangkat.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved