Berita Tabalong
Syahrianor Berhasil Raih Juara 2 Tingkat Nasional TKSK Teladan
Syahrianor Arifin berhasil mendapatkan juara 2 lomba Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Teladan tingkat Nasional.
Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Syahrianor Arifin berhasil mendapatkan juara 2 lomba Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Teladan tingkat Nasional. Prestasi ini diperolehnya dengan menjalankan program di masyarakat.
Keberadaan TKSK di masyarakat bukan hanya untuk memastikan bantuan sosial tersalurkan ke sasaran, namun juga memberikan bimbingan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seperti yang dilakukan Syahrianor Arifin yang sudah menjadi anggota TKSK Kabupaten Tabalong sejak 2011.
Ibu rumah tangga yang tidak bekerja diajarkan untuk melihat adanya peluang usaha. Di Desa Panaan dusun Rakutat Kecamatan Bintang Ara merupakan dusun cukup terpencil yang terdapat hutan cukup luas. Didalam hutan terdapat banyak pohon cempedak sehingga saat musim panen hasilnya sangat melimpah.
Daging kulit bagian dalam biasa dimanfaatkan oleh warga Kalimantan selatan untuk lauk makan dengan cara diawetkan menggunakan garam, warga biasa menyebutnya mandai. Saat musim panen cempedak mandai sangat melimpah dan bisa dimanfaatkan untuk makanan yang memiliki nilai jual lebih.
• Psikologis Betrand Peto Pasca Video Viral dengan Sarwendah Jadi Kekhawatiran Ruben Onsu
• NEWSVIDEO - Simulasi Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Tiga Kolonel Sugiono Banjarmasin
• Wanita Ini Sembunyikan Sabu dalam Bra, Diam-diam Masuk ke Lapas Amuntai, Tapi Ini yang Terjadi
Syahrianor akhirnya memiliki inovasi untuk membuat mandai krispi yang bisa diolah menjadi cemilan, usaha binaan ini mendapat respon yang baik oleh warga khususnya ibu rumah tangga. Dengan melalui beberapa percobaan akhirnya bisa membuat mandai krispi dimana kulit cempedak yang biasanya hanya menjadi lauk makan dengan cara digoreng saja ditangan para ibu rumah tangga Desa Panaan bisa menjadi cemilan gurih dan renyah dan mampu bertahan cukup lama.
Hasil olahan warga ini sudah mulai dipasarkan dan mendapat respon yang baik dimasyarakat. Usaha binaan yang lain adalah budidaya jamur tiram dan pembuatan kerajianan tangan. Dan berkat dari inovasinya dalam melakukan pembinaan di masyarakat ini mengantarkan Syahrianor menjadi juara dua TKSK teladan tingkat nasional.
Sebelum mendapatkan juara tersebut, dalam proses penilaian juga didatangi oleh tim penilai secara langsung. Untuk memastikan bahwa program yang fijalanlan memang benar terealisasi.
Syahrianor mengatakan prestasi ini merupakan bonus dari pengabdiannya kepada masyarakat, melalui Dinas Sosial dirinya bekerjasama berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Tabalong. “Prestasi ini bukan tujuan utama, kami melayani masyarakat agar program sosial bisa sampai ke masyarakat dan dimanfaatkan dengan tepat oleh warga,” ujarnya.
Penyerahan hadiah dilakukan pada puncak HKSN di Banjarbaru beberapa waktu lalu.
(Banjarmasinpost.co.id/Reni kurniawati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/syahrianor-berhasil-raih-juara-2-tingkat-nasional-tksk-teladan.jpg)