Tahun Baru 2020

Tahun Baru 2020, Bolehkah Umat Islam Merayakan?, Begini Pendapat UAS dan Ustaz Khalid Basalamah

Sudah menjadi kebiasaan, tahun baru di seluruh dunia, termasuk di Indonesia disambut dengan gegap gempita dengan aneka acara.

Tayang:
Editor: Hari Widodo
Kolase/TribunJambi.com
Pandangan Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Khalid Basalamah merayakan tahun baru menurut Islam 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tak lama lagi, kita bakal meninggalkan tahun 2019.  Kehidupan di tahun baru 2020 pun segera menyambut kita.

Sudah menjadi kebiasaan, tahun baru di seluruh dunia, termasuk di Indonesia disambut dengan gegap gempita dengan aneka acara.

Hiburan artis, panggung musik, konser, sampai acara bakar jagung, menyalakan kembang api, dan meniup terompet dilakoni sebagian besar warga.

Ada pula yang menyambut tahun baru Masehi dengan mengelar pengajian, atau tablig akbar.

Lafadz Doa Awal Tahun dan Doa Akhir Tahun untuk Tahun Baru 2020, Lengkap Arti dalam Bahasa Indonesia

LINK Live Streaming TV One Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad di Malam Tahun Baru 2020 Mulai 20.00 WIB

Doa Awal Tahun dan Doa Akhir Tahun, Alternatif untuk Tahun Baru 2020 Sebagai Ungkapan Rasa Syukur

101 Contoh Ucapan Selamat Tahun Baru 2020, Kata-kata Mutiara & Pantun Sambut Pergantian Tahun 2019

Namun bagaimana pendapat para ulama tentang merayakan tahun baru?

Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Khalid Basalamah mengatakan tak setuju perayaan tahun baru, karena lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya.

Namun UAS membolehkan umat muslim yang merayakannya dengan cara syariah, seperti menggelar acara pengajian, atau ceramah.

Berikut ini tanggapan UAS dan Khalid Basalamah tentang merayakan tahun baru:

"Malam 31 malam 1 januari kalau masjid buat zikir, datang, kalau tidak ada, habis isya, tidur," tegas UAS tentang boleh tidaknya merayakan tahun baru.

Ustadz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad (capture/video)

23 Kata-kata Romantis Ucapan Selamat Tahun Baru 2020, Cocok untuk Instagram, Whatsapp, Facebook

Menurut UAS, godaan merayakan malam tahun baru pada kenyataannya sulit ditepis oleh anak muda.

"Malam tahun baru kalau tidak ke mesjid atau hadiri ceramah, habis Isya tidur. Karena kalau tidak kau lakukan, nanti orang nelpon, kau di mana bro, masa di rumah, banc* aja keluar," kata UAS.

Disarankan oleh Ustaz Abdul Somad dalam merayakan tahun baru, anak muda berada di rumah, dan menonton acara seperti pengajian atau tablig akbar.

Pada malam tahun baru tahun lalu, UAS diketahui mengisi acara tablig akbar mulai dari jam 09.00 WIB malam, hingga pukul 12 tengah malam.

"Supaya orang Indonesia dari timur samapi ke barat bisa menikmati, jangan keluar rumah. Apalagi anak gadis, bapak-bapak dan ibu-ibu jaga anak-anak gadis kita," kata UAS.

Apa kata Ustaz Khalid Basalamah tentang merayakan tahun baru?

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved