Berita Kabupaten Banjar

Bantu Perlancar Haul, Disnak Banjar Gratiskan Pemotongan Sapi dan Terjunkan Tim ini

Berbagai pihak akan turut membantu kelancaran pelaksanaan haul ke-15 Abah Guru Sekumpul yang puncaknya pada 1 Maret 2020

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
DONDIT BEKTI AGUSTIONO UNTUK BPOST GROUP
 Petugas teknis Disnakbun Banjar blusukan ke Desa Loktanah guna melakukan pemeriksaan kesehatan, memberikan vitamin untuk ternak sapi setempat, sekaligus menangani gangguan reproduksi.  

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Berbagai pihak akan turut membantu kelancaran pelaksanaan haul ke-15 Abah Guru Sekumpul yang puncaknya pada 1 Maret 2020

Termasuk Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Banjar.

Mereka juga akan memberikan pelayanan ekstra.

"Mulai H-3 hingga H+5 kami menggratiskan pemotongan sapi untuk haul Abah Guru Sekumpul," ucap Kepala Disnakbun Banjar Dondit Bekti Agustiono, Selasa (07/01/2020).

Sekadar diketahui, retribusi pemotongan ternak sapi di RPH Martapura sebesar Rp 35 ribu.

Seperti pengalaman haul ke-14 tahun lalu, sebut Dondit, diperkirakan cukup banyak pula sapi yang akan dopotong di Rumah Potong Hewan (RPH) untuk haul tahun ini.

Sebab Sebenarnya Vanessa Angel & Bibi Ardiansyah Nikah Diam-diam Diungkap pada Ivan Gunawan Cs

Harta Warisan Mantan Istri Sule, Lina Zubaedah Dibahas Teddy, Ibu Rizky Febian Titipkan Surat Wasiat

LINK ltmpt.ac.id - Cara Pendaftaran Hari Terakhir LTMPT untuk Daftar SNMPTN 2020, UTBK & SBMPTN 2020

Sebanyak 187 ekor sapi yang dipotong di RPH pada haul tahun lalu.

Sebagian besar sapi Bali.

Dimungkinkan bakal lebih banyak lagi sapi yang akan disembelih untuk pelaksanaan haul tahun ini.

Bagaimana membedakan sapi yang dipotong untuk haul dan yang untuk dijua ke pasar? "Itu bisa dilihat dari jam pemotongannya. Daging sapi untuk haul kan biasanya dimasak siang. Jadi, pemotongannya pasti pagi hingga siang. Karena itu, pemotongan pagi hingga siang di RPH kami gratiskan," sebut Dondit.

Sedangkan sapi yang dipotong untuk dijual ke pasaran, lanjutnya, pemotongan dilakukan dinihari hingga subuh.
Maklum, daging sapi tersebut dipasarkan saat pagi.

Selain menggratiskan pemotongan sapi untuk haul, Disnakbun Banjar juga menurunkan dua tim untuk melakukan kegiatan di lapangan.

Tiap tim berjumlah lima orang dan diperkuat tenaga empat dokter hewan.

Satu dokter hewan lainnya standby di RPH.

Mereka akan turun ke posko-posko haul guna mendata ternak sapi yang akan dipotong di luar RPH.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved