Berita Nasional

Nelayan China Tak Takut Jokowi, Pasca Kedatang Presiden ke Natuna 30 Kapal Ikan Asing Tak Mau Pergi

Nelayan China 'Tak Takut' Jokowi, Pasca Kedatang Presiden ke Natuna 30 Kapal Asing Tak Mau Pergi.

Nelayan China Tak Takut Jokowi, Pasca Kedatang Presiden ke Natuna 30 Kapal Ikan Asing Tak Mau Pergi
DOK TNI
Sejak melaksanakan gelar operasi pengamanan di wilayah Laut Utara Natuna beberapa waktu lalu pasca keberadaan kapal Coast Guard China, Kapal Pengawasan Perikanan China dan kapan ikan asing asal China, Panglima Komando Gabubgan Wilayah I (Pangkogabwilhan I) Laksdya TNI Yudho Margono kembali melakukan pemantauan wilayah Laut Utara Natuna dan sekitatnya tersebut. dan hasilnya terpantau 30 kapal asing berada disana. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Nelayan China 'Tak Takut' Jokowi, Pasca Kedatang Presiden ke Natuna 30 Kapal Asing Tak Mau Pergi.

Padahal reaksi keras sudah diperlihatkan pemerintah Indonesia terhadap pelanggaran perbatasan di perairan di Natuna.

Namun, kedatangan orang nomor satu di Republik Indonesia tidak dihiraukan oleh kapal-kapal ikan asing tersebut.

Pasalnya, paska kunjungan Presiden RI Joko Widodo dan gelar pasukan TNI di Pulau Natuna, keberadaan kapal ikan asing di perairan tersebut masih terdeksi atau masih ada.

Obok-obok Kedaulatan RI di Natuna, Berikut Kemarahan Negara di Dunia yang Melibatkan Nelayan China

Boeing Tutupi Keboborokan Produk 737 MAX, Terungkap Setelah Pesan Internal Karyawan Bocor ke Publik

Akhirnya Ahmad Dhani Ungkap Alasan Pilih Mulan Jameela & Depak Maia Estianty, Ashanty & Anang Kaget?

Hal tersebut terbukti dari pantauan udara yang dilakukan TNI menggunakan pesawat intai maritim Boeing 737 AI-7301.

Dari pemantauan itu, ditemukan sekitar 30 kapal ikan asing yang masih menduduki Laut Natuna bagian utara.

"Jumlahnya sekitar 30 KIA," kata Panglima Komando Gabungan Wilayah I (Pangkogabwilhan) Laksdya TNI Yudho Margono dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (11/1/2020).

Mengetahui ada temuan itu, Yudho langsung menginstruksikan tiga kapal perang, yaitu KRI Karel Satsuit Tubun (KST) 356, KRI Usman Harun (USH) 359 dan KRI Jhon Lie 358 untuk melakukan upaya pengusiran.

Dalam keterangannya, Yudho mengaku akan menggunakan langkah persuasif terlebih dulu untuk mengusir kapal ikan asing tersebut.

Saat ini, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan dengan kapal Coast Guard China agar kapal ikan asing segera keluar dari wilayah Indonesia.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved