Berita Banjarbaru

DBD Mulai Serang Warga Banjarbaru, 4 Orang Positif Terjangkit

Dari awal Januari hingga 21 Januari ini, dari delapan orang yang statusnya suspek DBD, empat orang yang positif DBD setelah pemeriksaan dan hasil uji

DBD Mulai Serang Warga Banjarbaru, 4 Orang Positif Terjangkit
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Kadinkes Kota Banjarbaru, Rizana Mirza 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU- Serangan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Banjarbaru mulai terjadi . Sedikinya, empat orang  warga Kota Idaman dinyatakan positif terjangkit DBD.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru, Rizana Mirza mengatakan pada awal Januari sudah ada delapan orang yang terdeteksi suspek DBD di Kota Banjarbaru.

"Dari awal Januari hingga 21 Januari ini, dari delapan orang yang statusnya suspek DBD, empat orang yang positif DBD setelah pemeriksaan dan hasil uji laboratorium," katanya, Selasa, (21/1).

Pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Banjarbaru agar selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Selain itu pola 3M plus yakni mengubur, menguras dan mendaur ulang barang. Serta dianjurkan memakai kelambu atau menutup tempat tidur.

Master Chef Indonesia Settingan Diakui Chef Arnold, Rekan Chef Renatta & Chef Juna Jelaskan Faktanya

Video Sidang Kasus Korupsi di KNPI Tala, Mantan Ketua KNPI Tala dan Bendahara Bersaksi

Ditegur Agar Tutup, Kandang Babi di Guntung Manggis Tetap Buka, Satpol PP Akan Lakukan Ini

Tangis Aurel Hermansyah Berpisah dengan Atta Halilintar, Putri Krisdayanti Melepas Kepergian Atta

Warga juga dihimbau untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Pihaknya juga melakukan sosialiasi ke masyarakat melalui puskesmas terkait PSN dan pola 3M, hingga pemberikan bubuk abate secara gratis. Termasuk himbauan tempat umum dan sekolah yang harus aktif membersihkan lingkungan.

Dari tahun ke tahun, data penderita DBD terus terjadi di Kota Banjarbaru. Dengan data yang fluktuatif. Pada 2019 terdapat 355 kasus penyakit DBD, 2018 ada 269 kasus, 2017 terdapat 56 kasus, pada 2016 ada 557 kasus dan pada 2015 ada 626 kasus.

Sementara itu, sejumlah pasien DBD juga mulai berdatangan di RSUD Idaman Banjarbaru. Bahkan, data terbaru pada Desember 2019 sudah ada lima pasien yang berobat dan Januari 2020 ada delapan orang.

Kabag Tata Usaha (TU) Rumah Sakit Umum Daerah Idaman Banjarbaru, M Firmansyah mengatakan dari data Desember 2019 sampai Januari 2020 terdapat 13 pasien terkena penyakit DBD.

Viral di Medsos, Bocah Penjual Parfum Ini Tertidur di Trotoar, Bila Tak Laku Bakal Disiksa Ayahnya

Kehamilan Nagita Slavina Disinggung Raffi Ahmad, Ipar Syahnaz & Nisya Ahmad Mantap Bereaksi Begini

Peserta CPNS Antre Ambil Kartu Ujian, BKD Siapkan Pemasangan AC dan Jaringan Komputer

"Dari data kami yang masuk pada Desember ada lima orang dan Januari 2020 sampai dengan tanggal 21 ada delapan orang terkena DBD," katanya.

Dibanding dengan 2019, disebutkan Firman memang terjadi penurunan cukup jauh. Namun yang perlu diperhatikan saat ini adalah jumlah pasien dari Desember sampai Januari trennya atau grafik mengalami kenaikan.

Dalam menangani pasien DBD di RSUD Idaman Banjarbaru, Firmansyah menegaskan bahwa pihaknya selalu siap. Baik dari penanganan dan pelayanan. (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved