Kisah Dosen ULM di Perantauan
Di Kota yang Indah di Jerman, Dosen ULM Kuliah S3 dan Melakukan Riset, Harapannya Bertemu ini
Itulah kisah yang dijalani Liling Triyasmono, Dosen Farmasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - KULIAH di Jerman seolah menjadi mimpi yang menjadi kenyataan.
Bukan jalan-jalan biasa, tapi di sana harus menuntut ilmu dan melakukan riset.
Itulah kisah yang dijalani Liling Triyasmono, Dosen Farmasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Civitas Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mendukung dan bangga.
Kini sudah hampir lima bulan dia berkuliah S3 di Institut Chemie and Lebbensmittel Fakultat Chemie and Pharmazie Julius Maxmillian Wuerzburg University Jerman.
Di kampus itu dia juga tengah melakukan riset, nantinya dari hasil riset itu akan menghasilkan sesuatu yang istimewa dalam bidang kefarmasian.
• Foto & Video Pernikahan VJ Laissti Beredar, Dulu Heboh Suapi Ariel NOAH & Pernah Pacari Baim Wong
• Yenny Wahid Mengaku Ditodong Senjata Laras Panjang di Kepala oleh Anggota ABRI di Ring Road Trisaksi
• Mantan Wakar Masjid Darussalam Ketangkap Tangan Curi Kotak Amal, Pelaku Panjat Pagar Masjid
Reporter BPost berkesempatan menghubunginya Rabu (22/1) siang.
Ada selisih waktu yang lumayan.
Ternyata di Jerman, waktu menunjukkan pukul 07.36 waktu setempat, masih begitu pagi dan Liling tengah bersiap-siap berangkat menuju ke kampus.
"Maaf baru balas, ada selisih waktu yang lumayan. Ini saya baru ke kampus pagi ini," ucap dosen muda ULM ini membalas pesan whatsApp.
Liling mengatakan dia baru satu semester, masuk di winter 2019/2020 15 Oktober 2019.
Sambil menikmati perjalanan menuju kampus dia terus melayani komunikasi, seolah dekat antara Jerman dan Kalimantan Selatan.
Awal perjalanan menginjakan kaki di Eropa, berawal dari niat ingin sekolah di Jerman.
“Kemudian membangun komunikasi dengan dosen saya di Farmasi UGM. Kemudian saya diminta korespondensi dengan Prof Ulrike Holzgrabe langsung. Lalu saya ajukan beberapa tema riset," kata Liling.
Dari pengajuan itu Liling diuji hingga empat kali email dan finalnya pada bulan Juli 2018 saya dapat Letter Of Invitation.
Artinya argumentasi dia diterima.
Selanjutnya dia urus administrasi dan pada bulan Juli 2019 dia mendapatkan Letter of Admission dari Universitas untuk endrollment winter semester 2019.
Sembari dia apply beasiswa DAAD.
"Saya berangkat mendapat dukungan penuh pak Rektor ULM Prof Sutarto Hadi. Beliau sangat berjasa. Hanya keyakinan dan pasrah dengan takdir Allah," katanya.
Kini aktivitasnya sehari-hari, sebelum berangkat ke kampus dia harus memasak.
"Makanan lumayan susah bagi saya, saya masak terus setiap pagi sebelum sekolah," katanya.
Liling tinggal sekitar 5 kilometer dari kampus, dia menikmati perjalanan dengan adanya fasilitas transportasi gratis dengan bus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/liling-triyasmono-dosen-farmasi-universitas-lambung-mangkurat-ulm.jpg)