Ekonomi dan Bisnis

Kerajinan Purun Binaan IPEMI Kalsel Mendunia, Diminati Arab Saudi

Hasil kerajinan purun UKM binaan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kalsel kini telah di ekspor ke Arab Saudi.

Kerajinan Purun Binaan IPEMI Kalsel Mendunia, Diminati Arab Saudi
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar
Hasil kerajinan purun binaan IPEMI Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hasil kerajinan purun pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Banua binaan Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kalsel kini telah di ekspor ke Arab Saudi.

"Kebetulan IPEMI tak hanya di Indonesia juga terdapat di Malaysia, Arab Saudi, Turki, Singapura dan Brunei. Sewaktu kami mengikuti pameran IPEMI di Jakarta, ternyata negara Arab Saudi tertarik dengan kerajinan purun buatan binaan kami," papar Ketua PW IPEMI Kalsel, Hairun Nisa, Minggu (16/2/2020).

Permintaan purun dari Arab Saudi, lanjut dia, tidak terlalu banyak, sekitar 50-100 buah saja. Paling tidak, hasil kerajinan binaannya IPEMI diminati negara lain.

Menurut Nisa, supaya purun lebih diminati negara lain, pengrajin harus kreatif dan inovatif semanarik mungkin. "Kualitas purun pun harus ditingkatkan bila ingin negara lain lebih tertarik membelinya," ungkapnya.

Akhirnya Ayu Ting Ting Akui Nikah Tahun Ini Gegara Tania, dengan Didi Riyadi, Robby Purba & Igun?

Video Ariel NOAH & BCL Langsung Viral di YouTube, Mantan Luna Maya & Sophia Latjuba Sempat Ditolak

Kepulkan Asap, Truk Bermuatan Arang Ini Terbakar di Gunung Raja Tanahlaut

Kecurangan Tes SKD CPNS 2020 Diminimalisir, BKPPD Balangan Cek Foto Peserta

Dijelaskan mantan anggota DPRD Kota Banjarmasin ini, harga purun berkisar Rp 25.000 sampai Rp 100.000, sesuai pesanan.

Selain kerajinan purun, UKM yang dibina IPEMI Kalsel ada juga pengrajin Sasirangan, pembuat Kripik Mandai, Kripik Kentang, Kripik Singkong, aneka macam kopi, Kue Kering Kue Basah dan lain-lain.

Kripik Mandai dengan aneka rasai di produksi di Tanah Bumbu, Amuntai dan Banjarmasin dengan harga berkisar Rp 18.000. Begitu juga dengan Kopi ada rasa Kopi Jahe Gula, Kopi Jahe, Kopi Gula Aren dan lain-lain.

"Jumlah total UKM yang kami bina se Kalsel sebanyak 161 buah. Mereka memproduksi dan menjual sendiri dan kami membantu memasarkan," paparnya.

Selain itu, jelas Nisa, mereka memfasilitasi bekerjasama dengan Perbankan, Balai POM dalam pembuatan IRT maupun mengikuti pelatihan.

Satu Rumah Ludes Terbakar di Kampung Melayu Tengah Kabupaten Banjar,  Penghuni Rumah Ini Sesak Nafas

Malam Minggu Tepergok Ngamar, Belasan Pasangan Tak Nikah Digiring Keluar Penginapan di Banjarmasin 

Diakuinya, kendala yang dialami UKM mengembangkan usaha, masalah modal. "Kami tak mungkin membantu modal karena keterbatasan dana. Kami berharap Dinas Koperasi dan UKM maupun Disperindag Kalsel maupun Kabupaten/Kota ikut membantu UKM yang kami bina supaya bisa lebih berkembang lagi," pungkasnya. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved