Berita Banjarbaru

Kalsel Memasuki Musim Peralihan, Kepala BPBD Ingatkan Ancaman Angin Kencang

Kalsel Memasuki Musim Peralihan, Kepala BPBD Ingatkan Ancaman Angin Kencang

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
istimewa
Atap Rumah di Kertak Hanyar Kabupaten Banjar Terbang diterjang angin kencang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Berdasarkan peta analisa yang di Lansir di Laman BMKG ditengara April 2020 Kalimantan Selatan masih hujan. Namun sudah tidak tinggi alias sedang.

Artinya Kalsel dalam April Mei hingga Juni mulai masuk dalam perubahan cuaca menuju ke musim kemarau.

Sehingga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, masih tetap mensiagakan Satuan Tugas penanganan kebencanaan hingga April. Namun kedepan sudah mulai bersiap menghadapi perubahan cuaca dengan adanya angin kencang atau puting beliung.

"Iya, BPBD kini mewaspadai perubahan cuaca yang biasanya angin kencang terjadi di peralihan musim. Sehingga ketika masuk musim peralihan atau Pancaroba ini biasanya rawan muncul angin puting beliung," urai Kepala BPBD Kalsel, Wahyuddin, Jumat (13/3/2019).

Kurang Komputer UNBK 2020, SMKN 2 Marabahan Batola Pinjam Laptop Guru dan Siswa

Diterjang Angin Kencang, Atap Dua Rumah di Kertak Hanyar Kabupaten Banjar Terbang

Gisella Anastasia & Nia Ramadhani Pakai Baju Tidur Disorot, Jessica Iskandar Pamer Bridal Shower

Didi Riyadi Ternyata Sudah Temui Orangtua Ayu Ting Ting, Ini Reaksi Abdul Rozak & Umi Kalsum

Dijelaskan Wahyuddin, meski sementara pantauan banjir aman terkendali, tapi tetap Satuan Tugas (Satgas) tetap diminta sanby berlajut hingga 30 April.

Pria yang akrab disapa Ujud ini mengatakan bahwa yang daerah rawan kedepan untuk banjir yang perlu dipersiapkan adalah daerah kawasan Tanah Laut,Tanahbumbu dan Kotabaru.

"Karena biasanya banjir muncul di daerah itu pada Bulan Mei Juni. Karena itu kita mintakan BOBD Kabupaten di daerah juga diminta kewaspadaan dan kesiapan di daerah itu," kata Ujud.

Kepala BPBD Kalsel, Wahyuddin ketika meninjau kegiatan water boombing di Guntung Damar beberapa waktu lalu.
Kepala BPBD Kalsel, Wahyuddin ketika meninjau kegiatan water boombing di Guntung Damar beberapa waktu lalu. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Blasting Tambang Batubara Bikin Warga Pantai Cabe Tapin Risau, Dinding Rumah Alami Retak

Tas Mewah Seharga Rp 90 Juta, Jam Rolex Rp 100 Juta dan Lainnya Milik Eks Bupati Talaud Dilelang KPK

Sebelumnya Cuma Sakit Tenggorokan, Ternyata Mendagri Australia Peter Dutton Positif Virus Corona

Sementara untuk daerah Hulu Sungai masih pancaroba dan siaga angin puting beliung. "Meskipun kemarin sempat ada laporan banjir di lampihong Balangan dan kecamatan Kelua Tabalong namun predikainya curah hujan ke arah Hulu Sungai mulai berkurang," kata dia.

Dia juga mengingatkan, nant ada Rencana Rakor pada Senin (16/3) sebagai tindak lanjut rapat bentukan tim khusus Pemprov dalam memetakan dan penanganan daerah raaan Banjir di Dinas Lingkungan Hidup sebagai tindak lanjut dari pertemuan di PUPR Kalsel. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved