Berita Banjarmasin

Kadis Koperasi dan UKM Kalsel Minta Koperasi Adopsi Teknologi Informasi

Menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang miliki identitas sebagai daerah perdagangan, Kalsel termasuk ibu kota provinsinya, yakni Banjarmasin

Tayang:
Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Alpri Widianjono
BANK KALSEL UNTUK BPOST GROUP
Ilustrasi UMKM Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang miliki identitas sebagai daerah perdagangan, Kalsel termasuk ibu kota provinsinya, yakni Banjarmasin, memiliki ribuan koperasi aktif. 

Data Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel, tercatat 1.800 koperasi aktif beroperasional di tahun 2020 ini. 

Namun dari jumlah tersebut, ternyata masih cukup banyak koperasi yang ketinggalan zaman dan gagap teknologi (gaptek) dari aspek integrasi teknologi informasi dalam pelayanan maupun administrasi keuangannya. 

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel, Dr H Gustafa Yandi.

106 Panwas Kelurahan dan Desa Bakal Awasi Pilgub 2020 di HSS

Program Serasi di Tanahlaut Sukses, Desa Sarikandi Panen 6,186 Ton Padi Perhektar

Sensasi Kuliner Banjar di Atas Kapal, Begini Kisah Yanto Buka Usaha Warung Makan di Atas Kelotok

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Sebut 3 Pasien Baru Masuk Ruang Isolasi, Suciati: Gejala Batuk Pilek

Bisnis Baru Bunga Citra Lestari BCL Sepeninggal Ashraf Sinclair, Ibu Noah Geluti Usaha Fashion

Menurutnya, di zaman revolusi industri 4.0 saat ini, koperasi di Kalsel yang sudah mengadopsi sistem teknologi informasi (TI) belum menjadi mayoritas. 

"Yang sudah pakai, banyak. Tapi, masih banyak juga yang belum," katanya. 

Padahal saat ini sudah ada alternatif aplikasi perangkat lunak yang didesain khusus untuk koperasi-koperasi dan harganya pun tak terlampau mahal. 

"Bahkan ada software yang dikembangkan orang Kalsel untuk koperasi. Harganya sekitar Rp 5 jutaan, ini sebenarnya bisa dijangkau," kata  H Gustafa Yandi.

Pemakainya kurang lebih 1.000 koperasi, tak hanya di Kalsel, tapi juga di daerah lain di Indonesia.

"Jadi bergabung jadi anggota koperasi, mengecek simpanan dan status pinjaman hingga membayar tagihan listrik atau pulsa bisa melalui aplikasi bagi anggota koperasi," imbuhnya. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved