Berita Kalteng

Pembangunan Jembatan Mentaya Masih dalam Kajian, Pemkab Kotim Rencanakan Pembangunan Pondasi

Pembangunan Jembatan Mentaya Masih dalam Kajian, Pemkab Kotim Rencanakan Pembangunan Pondasi

Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Jalan tembus dari Kelurahan Cempaka Mulya Kecamatan Cempaga menuju Kecamatan Seranau, Kotim, digenjot pembangunannya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah masih mengupayakan pembangunan Jembatan Mentaya yang akan menghubungkan Kecamatan yang ada di Kota Sampit ke Kelurahan Mentaya Seberang.

Pembangunan Jembatan tersebut saat ini, masih berupa kajian yang dilakukan oleh Kementerian PU di Jakarta.

Namun Pemerintah Kabupaten Kotim, telah merencanakan akan membangun pondasi jembatan dahulu yang akan dilaksanakan mulai tahun 2021 dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp 20 M.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas PUPR Kotim, H Makmur.

KABAR DUKA, Seorang Pilot Maskapai Penerbangan di Indonesia Meninggal Diduga Karena Virus Corona

Fatwa MUI Soal Penanganan Jenazah Korban Virus Corona Diminta Dikeluarkan, Ini Kata Maruf Amin

Video TikTok Nia Ramadhani Seolah Tanpa Celana Bikin Heboh, Lihat Penampilan Istri Ardi Bakrie Itu

Saat ini pihaknya masih memfokuskan pembangunan jalan yang ada di Desa Terantang setelah terbangunnya Jembatan Cempaka Mulya, Kecamatan Cempaga, simpang jalan Trans Kalimantan Sampit-Palangkaraya.

"Kita liat dulu pembangunan jalan lewat Jembatan Cempaka Mulya, jika memang bagus, sehingga infrastruktur kecamatan dan desa di seberang Sungai Mentaya bagus, lalulintasnya ramai, nantinya akan berlanjut pada pembangunan Jembatan Penyeberangan Mentaya yang ada di Kota," ujarnya.

Dikatakan dia, saat ini pembangunan infrastruktur jalan di seberang sungai mentaya digenjot dengan membangun jalan hingga mencapai 53 kilometer dari Jembatan Cempaka Mulya hingga menuju Kecamatan Pulau Hanaut.

"Jalan yang sudah tembus hingga saat ini mencapai 37 kilometer. Tahun ini juga akan dibangun jalan sejauh 300 meter yang akan dikerjakan melalui program pembangunan jalan oleh TMMD hingga Sungai Ganepo. Nantinya akan berlanjut hingga ke Pulau Hanaut." ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved