Berita Tanahlaut

Pasca Tiga Meninggal, Jumlah Penderita DBD di Tanahlaut Tak Bertambah

Pasca Tiga orang warga di Kabupaten Tanahlaut Meninggal akibat dbd, Jumlah Penderita DBD di Kabupaten setempat tidak bertambah

istimewa
Edy Porwanto menemui pasien DBD di tenda Puskesmas Tajau Pecah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Hingga kini kasus DBD di Kabupaten Tanahlaut masih bertahan di angka yang sama.

Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Tanahlaut, Antonius Jaka kepada Banjarmasinpost.co.id, Jumat (27/3/2020) belum ada pertambahan angka dan bertambahnya kasus meninggal akibat DBD di Kabupaten Tanahlaut.

"Angkanya masih yang kemarin juga belum ada pergerakan," sebutnya.

Meski begitu tambahnya tak menutup kemungkinan kasus bertambah lagi terlebih saat ini masih masuk musim penghujan.

Krisdayanti Dapat Hadiah dari Anang & Ashanty Saat Ultah, Yuni Shara Ucap Ini ke Istri Raul Lemos

Raffi Ahmad Sesak Nafas Terdampak Berita Virus Corona, Kondisi Suami Nagita Slavina Diungkap Dokter

VIDEO Masjid Al-Munawwarah Tetap Gelar Jumatan, Sekda Banjarbaru Takut Azab Allah Tambah Dahsyat

VIDEO Polresta Banjarmasin Dirikan Posko Terpadu Tanggap Covid-19, Pengendara Disemprot Disinfektan

"Karena DBD ini penyakit musiman dan setiap tahun ada jadi kita harus terus waspada," sebutnya.

Namun dengan aksi diam diri di rumah dan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), ia berharap bisa menghentikan pergerakan kasus DBD di Kabupaten Tanahlaut.

Sebelumnya berdasarkan data Dinkes Tanahlaut ada ada 197 warga yang terkena DBD yang dirawat di fasilitas kesehatan di Kabupaten Tanahlaut. Sedangkan yang meninggal dunia akibat DBD sebanyak tiga orang yakni dari Kecamatan Kintap dan Jorong. (banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved