Wabah Virus Corona
Virus Corona Merebak, Komisi X DPR RI Minta PON 2020 di Papua Ditunda
Semaki merebaknya virus corona membuat Komisi X DPR RI meminta pemerinta menunda pelaksanaan PON 2020 di Papua
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANDUNG – DPR RI meminta pemerintah untuk menunda pelaksanaan Pekan Olah Raga Nasional (PON) 2020 di Papua.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda menyikapi semakin merebaknya virus corona di Indonesia
Menurutna, saat ini virus corona masih mewabah di Indonesia. Sehingga PON 2020 yang seharusnya berlangsung pada September 2020 tak bisa terlaksana.
“Kami meminta agar pemerintah segera memberikan kepastian atas penundaan pelaksanaan PON Papua. Jangan sampai dengan para pemangku kepentingan (stake holder) olah raga nasional mulai dari atlet, pelatih, dan official cabang-cabang olah raga terkatung-katung menunggu kepastian pelaksanaan PON,” ujar Syaiful Huda, dalam rilis yang diterima Tribun Jabar, Sabtu (28/3/2020).
• Upaya Hindari Virus Corona, KONI Kalsel Minta Atlet PON Wajib Bikin Video Latihan di Rumah
• Bersiap Hadapi PON di Papua, Arbain Atlet Gulat Kalsel Aktif Kirim Video Latihan ke Pelatih
• Pemain Persib Bandung Positif Virus Corona, Tim Dokter Jelaskan Kondisi Terkininya
Dia menjelaskan, perkembangan penyebaran Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia kian mengkhawatirkan.
Saat ini sudah 24 provinsi yang telah terpapar wabah virus corona
Selain itu, jumlah pasien positif Covid-19 juga telah mencapai lebih dari 700 orang.
Kondisi ini membuat sejumlah program latihan para atlet dari berbagai daerah menjadi terganggu.
Padahal program latihan sebuah cabang olah raga disusun sedemikian rupa sehingga pada saat perhelatan, atlet bisa mencapai puncak performa.
“Jika program latihan ini terganggu karena corona maka bisa dipastikan performa atlet pada saat pelaksanaan PON juga bakal terganggu,” katanya.
Selain persiapan atlet terganggu, lanjut Huda, penyebaran Covid-19 juga menganggu persiapan kesiapan venue.
Apalagi saat ini Pemprov Papua sebagai Panitia Besar (PB) PON telah menutup bandar udara maupun pelabuhan untuk mencegah penularan Covid-19 yang mungkin dibawa pelancong dari luar daerah.
“Padahal informasi terakhir masih ada beberapa venue yang masih belum siap sehingga perlu dikebut pengerjaannya. Kalau bandara dan pelabuhan ditutup artinya ada ahli atau bahan venue yang tidak bisa masuk ke Papua sehingga mengganggu proses penuntasan pengerjaan venue,” katanya.
Politikus PKB ini mengusulkan agar pelaksanaan PON Papua ditunda selama satu tahun.
• Dampak Virus Corona, Kompetisi Terancam Dihentikan, ini Sikap Barito Putera dan Martapura FC
Dengan demikian baik atlet maupun pihak penyelenggara bisa mendapatkan kepastian waktu pelaksanaan PON tanpa terganggu Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ketua-komisi-x-dpr-ri-syaiful-huda.jpg)