Wabah Corona di Kalteng

Bahas COVID-19, Bupati Kapuas Ikuti Video Conference Bersama Mendagri

Dalam rapat koordinasi bersama jajarannya, Bupati Kapuas menginstruksikan penambahan Posko COVID-19 di perbatasan

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Eka Dinayanti
satgas
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat memimpin Rapat Koordinasi bersama dengan Satuas Tugas (Satgas) Covid-19 di Aula Kantor Bappeda, setelah itu melaksanakan Video Conference bersama dengan Mendagri, Jumat (3/4/2020) 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat kembali menggelar Rapat Koordinasi di Aula Bappeda Kapuas, Jumat (3/4/2020).

Rapat diikuti Forkopimda dan para Kepala OPD lingkup Pemkab Kapuas yang tergabung dalam Satgas COVID-19 Kabupaten Kapuas.

Setelah dilaksanakannya Rapat Koordinasi, Bupati Kapuas beserta beberapa Kepala OPD terkait melaksanakan Video Conference.

Perihal penyampaian arahan Menteri Dalam Negeri kepada Pemerintah Provinsi, Kabupaten, Kota se Indonesia terkait langkah antisipasi penanganan penyebaran COVID-19.

India Lockdown Corona, Rumah Shah Rukh Khan & Amitabh Bachchan Akhirnya Dijauhi Fans

Komentar Syahrini di Postingan Bima Arya yang Kabarkan Kondisinya Pasca Positif Covid-19 Disorot

Cara Mengaktifkan Paket Internet Gratis Telkomsel Kuota 30 GB di Masa Pandemi Corona, Ini Syaratnya

Ben Brahim saat rapat koordinasi dalam arahannya menyampaikan dan menegaskan kembali langkah-langkah terukur yang mana harus diambil dan dilakukan oleh Satgas dalam mencegah dan menanggulangi penyebaran Virus Corona atau COVID-19.

Bupati menginstruksikan penambahan Posko COVID-19 di perbatasan jembatan Pulau Telo dan Bundaran Besar.

Sehingga Kabupaten Kapuas mempunyai empat posko yaitu di Desa Batu Nindan Kecamatan Basarang, Anjir Serapat Kilometer 14, Pulau Telo dan Bundaran Besar.

Kemudian ia meminta agar jalur perairan sungai di Kabupaten Kapuas dijaga, jangan sampai ada kapal besar dari laut jawa masuk ke wilayah perairan Kapuas.

Ia berharap kasus COVID-19 jangan sampai terjadi di Kabupaten Kapuas. Untuk itu, ia mengajak semua yang terlibat serta masyarakat untuk menjaga kabupaten ini dengan cara menanggulangi dan mencegah sedini mungkin penyebarannya.

"Maksimalkan masyarakat kita untuk di rumah saja dulu. Bubarkan apabila ada kegiatan yang mengundang orang banyak. Walaupun di Kapuas belum ada yang positif terdampak COVID-19, namun kita harus melakukan tindakan preventif atau pencegahan," ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, ia berharap dan meminta ada kerja sama antara TNI, Polri, Pemkab Kapuas dan seluruh lapisan termasuk ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, ibarat seperti perang, lebih baik mencegah daripada mengobati.

Orang nomor satu di Kabupaten Kapuas itu juga mengimbau Satgas yang tergabung untuk melakukan sosialisasi dan menggiring masyarakat supaya tetap tinggal di rumah.

"Dengan berjalannya waktu, baik TNI, Polri dan Pemkab untuk selalu melakukan patroli, kalau ada masyarakat berkumpul dengan hal yang tidak penting, harus dibubarkan untuk pulang ke rumah," tegasnya.

Ia meminta untuk buat surat edaran yang ditujukan kepada seluruh Camat, Lurah, Kepala Desa, Ketua RT perihal Pencegahan dan penanggulangan COVID-19.

Harus dibuat secara lebih jelas dan terperinci bahaya dan dampak apabila terpapar COVID-19. Tidak ada kumpul-kumpul dalam bentuk apapun termasuk di kelurahan, desa dan RT.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved