Wabah Corona di Kalsel

Pemkab Balangan Bakal Beri Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Covid 19

Pemkab Balangan akan memberikan beras dan gula kepada warga terdampak penangangan dan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

BANJARMASINPOST.CO.ID/ISTI ROHAYANTI
Tim Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Balangan ikuti rapat secara virtual bersama Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, mengenai penanganan virus corona atau Covid-19, Kamis (2/4/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Status tanggap darurat virus corona atau Covid-19 di wilayah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan ( Kalsel ) akan mulai dijalankan 6 April hingga 20 April 2020. 

Hal itu disampaikan langsung Bupati Balangan, Ansharuddin, setelah melakukan pertemuan secara virtual dengan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, di Aula Benteng Tundakan, Kota Paringin, Kabupaten Balangan,  Kamis (2/4/2020).

Menyikapi situasi itu pula, dalam tempo dekat, Pemerintah Kabupaten Balangan akan mendirikan pos pengawasan di wilayah perbatasan. 

Tugasnya, yakni untuk pengawasan terhadap orang yang keluar dan masuk di Balangan. 

"Ada beberapa pos yang akan didirikan. Nantinya orang yang melintas di wilayah perbatasan akan diperiksa petugas pos," ucap Ansharuddin.

Rapid Test kepada ODP di Balangan, Hasil Prosedur Awal Dinyatakan Negatif

Cegah Penyebaran Covid-19 di Balangan, 3 Kecamatan Disemprot Disinfektan

Pemkab Balangan Kucurkan Dana Rp 10 M Tangani dan Cegah Penyebaran Covid 19

Bupati Tunda Perayaan Hari Jadi Kabupaten Balangan, Cegah Corona

Tidak kalah penting, ucap Ansharuddin, adalah bentuk kepedulian dan perhatian terhadap warga yang benar-benar terdampak pada segala kebijakan pemerintah perihal penanganan Covid-19.

Terutama warga yang tidak lagi bisa bekerja dan pedagang yang tak lagi bisa berjualan. 

"Kami sudah menggelar rapat dengan camat dan mengarahkan kepala desa untuk mencari atau mendata orang yang benar-benar terdampak," ucap Ansharuddin. 

Rencananya Pemkab Balangan

akan memberikan sembako berupa beras dan gula kepada warga terdampak.

Termasuk pula para petani karet yang tak lagi bisa menjual karet mereka, karena banyaknya pengepul yang sudah tidak membeli akibat perusahaan karet tutup. 

Pemkab Balangan juga akan mengucurkan dana senilai Rp 10 miliar untuk penanganan pencegahan penyebaran Covid-19.

Termasuk pula, memberikan insentif kepada petugas medis di rumah sakit dan puskesmas.

Begitu juga yang ada di lapangan. (Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved