Wabah Corona di Kalsel
Rapid Test kepada ODP di Balangan, Hasil Prosedur Awal Dinyatakan Negatif
Kabupaten Balangan dapat alat rapid test yang merupakan bantuan dari Pemprov Kalsel untuk penanganan wabah virus corona atau Covid 19.
Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan ( Kalsel ), melakukan rapid test kepada beberapa Orang Dalam Pengawasan (ODP).
Namun karena keterbatasan jumlah alat, hanya beberapa ODP yang menjalani tes.
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan mendatangi sejumlah ODP, khususnya mereka yang baru datang dari acara Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Erwan Karya Mega Latif, Kamis (2/4/2020), menerangkan, alat rapid test merupakan bantuan dari Pemprov Kalsel untuk penanganan wabah virus corona atau Covid 19.
"Rapid test terbatas, kami prioritaskan pada orang tertentu yang memiliki gejala. Apabila alat sudah lengkap, kami akan menyisir semua ODP yang ada," ucap Erwan.
• Cegah Penyebaran Covid-19 di Balangan, 3 Kecamatan Disemprot Disinfektan
• Pemkab Balangan Kucurkan Dana Rp 10 M Tangani dan Cegah Penyebaran Covid 19
• Bupati Tunda Perayaan Hari Jadi Kabupaten Balangan, Cegah Corona
• UPDATE CORONA BALANGAN - Lewati Isolasi Mandiri 14 Hari, Status 11 Warga Tak Lagi ODP
• Bupati Balangan Pantau Layanan Kesehatan di Tengah Upaya Cegah Penyebaran Covid 19
Hanya 40 alat yang dterima dan bisa digunakan untuk 40 orang ODP.
Normalnya, pemeriksaan menggunakan rapid test akan lebih efektif, apabila dilakukan dua kali untuk satu orang.
Untuk hasil, satu ODP di RSUD Balangan sudah diperiksa dan hasilnya negatif.
"Namun, itu hanya prosedur awal. Seminggu kemudian akan kami lakukan pemeriksaan lagi," tandasnya.
Sementara itu, beberapa ODP yang datang dari ijtima ulama yang ada di Balangan, juga telah melakukan pemeriksaan dan hasil awal adalah negatif.
Erwan berharap, adanya rapid test bisa membuat tim Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Balangan bisa mengetahui adanya virus lebih dini, sehingga bisa dilakukan sejumlah antisipasi agar tidak terjadi penyebaran. (Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/tenaga-medis-dinas-kesehatan-kabupaten-balangan-kalsel-rapid-test-ke-odp-kamis-02042020.jpg)