Wabah Corona di Kalteng
Pandemik Covid-19, KKN dan Magang Mahasiswa UM Palangkaraya Diganti Metode Baru
Univrsitas Muhammadiyah Palangkaraya memperpanjang masa libur perkuliahan tatap muka hingga 30 Mei 2020 sesuai dengan surat edaran rektor
Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pengelola Universitas Muhammadiyah (UM) Palangkaraya, Kalimantan Tengah, akan memberikan metode baru pengganti kuliah kerja nyata (KKN) dan magang mahasiswa selama wabah Covid-19 masih berlangsung.
Rektor (UM) Palangkaraya, Sonedi, telah mengeluarkan surat keputusan memperpanjang masa libur perkuliahan langsung di UMP melalui, Surat Edaran Rektor tertanggal 3 April 2020 dengan Nomor 217/PTM63.R/V/2020 tentang Kebijakan Lanjutan Pencegahan dan Penanganan Covid-19.
Dia menjelaskan, untuk Praktik Kerja Lapangan (KKL), Kuliah Kerja Nyata (KKN), Magang, hingga Penelitian Akademik, digantikan dengan tugas lain yang setara atau metode yang sesuai dengan kondisi saat ini.
• Beda Pendapat Mahfud MD dan Yasonna soal Wacana Bebaskan Napi Korupsidi Tengan Wabah Covid-19
• Kesaksian Penggali Kubur Jenazah Korban Corona, Sedih Melihat Tak Ada Kaluarganya
• Peringatan Keras Yuni Shara Soal Mudik Saat Wabah Virus Corona, Ini Kata Kakak Krisdayanti
“Kegiatan akademik dan nonakademik juga ditunda. Setiap Dosen dan tenaga kependidikan diimbau selalu mengingatkan mahasiswanya belajar dari rumah, menghindari kerumunan, dan menghindari tempat-tempat umum termasuk datang ke kampus, ujar Sonedi.
Lebih jauh dia mengungkapkan, masa libur perkuliahan tatap muka di Universitas Muhammadiyah (UM) Palangkaraya diperpanjang.
"Proses belajar - mengajar maupun Ujian Tengah Semester (UTS) akan dilaksanakan dalam jaringan (daring) atau online hingga 30 Mei 2020 mendatang," ujarnya.
Awalnya masa belajar dari rumah dilaksanakan hingga tanggal 4 April.
"Namun, terbitnya surat edaran baru dari rektor rersebut, mahasiswa dan dosen akan melanjutkan proses belajar daring hingga tanggal 30 Mei 2020,” ujar Sonedi.
Sementara itu, sejumlah mahasiswa dan mahasiswi UM Palangkaraya, Minggu (5/4/2020) mengatakan, sejak mewabahnya virus Corona dan adanya kebijakan sudah melakukan proses belajar di rumah.
"Kami mendapatkan tugas dari dosen untuk mengerjakan tugas juga banyak membaca buku dan literatur pelajaran di rumah serta berinteraksi dengan dosen lewat media daring," ujar Haerul salah satu mahasiswa UM Palangkaraya.
banjarmasinpost.co.id / faturahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/rektor-universitas-muhammadiyah-palangkaraya-sonedi.jpg)