Berita Banjarmasin

Sumbang APD ke RS, Wakil Ketua DPRD Kalsel Relakan 6 Bulan Gajinya

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, M Syaripuddin merelakan gajinya selama 6 bulan untuk pembelian APD yang disumbangkan ke rumah sakit

banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, M Syaripuddin menyumbangkan gajinya selama 6 bulan untuk pembelian APD. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah resmi ditetapkan menjadi pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia Bulan Maret 2020, dampak Covid-19 semakin meluas termasuk dirasakan masyarakat di Kalsel.

Untuk membantu upaya penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19 di Kalsel, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, M Syaripuddin merelakan gajinya selama 6 bulan untuk upaya penanggulangan virus asal Wuhan, Cina tersebut.

Politisi PDIP ini mengaku rela mengalihkan gajinya sebagai Pimpinan Wakil Rakyat Kalsel mulai Bulan April 2020 hingga 6 bulan ke depan untuk membeli alat pelindung diri (APD) yang akan didistribusikannya kepada para tenaga medis di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kalsel.

Dijelaskan pria yang akrab disapa Bang Dhin ini, hal ini dilakukan mengingat kebutuhan APD para tenaga medis sangat tinggi di tengah masa pandemi saat ini.

Batalkan Kunker Luar Negeri, DPRD Kalsel Relokasi Anggaran untuk Covid-19

Anggota Komisi II DPRD Kalsel Sumbang Separuh Gaji untuk Penanganan Covid-19

BREAKING NEWS : Jumlah Positif Corona Kalsel 16 Orang, Ada dari Banjarbaru

Apalagi APD seperti baju hazmat, sarung tangan media, masker medis dan yang lainnya saat ini tergolong langka dan harganya melonjak tajam.

Padahal APD merupakan logistik yang sangat vital bagi para tenaga medis agar tak ikut tertular virus Covid-19 meski mereka sehari-hari langsung bersentuhan dengan pasien yang mengidap virus yang menyerang sistem pernafasan tersebut.

"Sama-sama kita ketahui sementara ini APD masih menjadi kendala utama bagi teman-teman medis. Maka saya upayakan melakukan pemesanan APD dan ini saya ambil dari 6 bulan gaji saya kedepan. Ini yang bisa saya lakukan sedikit untuk meringankan beban kawan-kawan medis," kata Bang Dhin.

Bang Dhin mengingatkan semua pihak bahwa tantangan pandemi Covid-19 saat ini bukan hanya menjadi beban pemerintah, namun semua pihak juga diharapkan mampu bergotong-royong menyelesaikan tantangan bangsa saat ini.

Sekecil apapun bantuan baik berupa tenaga, pemikiran apalagi logistik yang diperlukan menurutnya akan sangat membantu dalam meringankan beban pihak-pihak yang terdampak pandemi ini.

Tiga Positif Covid-19 di Kotim Kalteng Terkait Kluster Gowa, Satu Orang Pedagang

Tiga Positif Corona, Bupati Naikkan Status Kotim jadi Tanggap Darurat Covid-19

Masuk Gang Sempit, BPK di Banjarmasin Ini Semprotan Cairan Disinfektan

Masing-masing pihak menurutnya memiliki peran sentral, baik masyarakat dengan mematuhi himbauan pemerintah, BUMN dan pengusaha swasta dengan membantu edukasi masyarakat dan logistik serta tentunya pemerintah dengan kebijakan strategis serta pengalokasian sumber dayanya untuk mengatasi persoalan saat ini.

Selain melakukab relokasi anggaran, Bang Dhin juga inginkan Pemerintah Daerah di Kalsel untuk segera bergerak mengarahkan dana-dana corporate social responsibility (CSR) untuk penanganan dan penanggulangan Covid-19 di Kalsel.

"Kalau gotong-royong pasto beban akan terasa ringan, khususnya meringankan beban kawan-kawan di lapangan," kata Bang Dhin. (banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved