Berita Banjarbaru

Dishut Kalsel Bantu Semprot dan Sediakan Disinfektan Alami Gratis

Penyemprotan disinfektan menindaklanjuti perintah Gubernur Kalsel kepada Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19.

HUMAS DISHUB KASEL UNTUK BPOST GROUP
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, menunjukkan disinfektan buatan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Senin (6/4/2020). 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU – Dinas Kehutanan (DIshut) Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ) melakukan penyemprotan disinfektan secara massal, Senin (6/4/2020).

Upaya tersbut untuk mengurangi penyebaran wabah virus corona atau Covid-19.

Penyemprotan disinfektan ini menindaklanjuti perintah Gubernur Kalsel kepada Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19.

“Kami melaksanakan penyemprotan secara serentak di seluruh kabupaten kota, dengan total pasukan sebanyak kurang lebih 230 orang, bergerak di seluruh Kalimantan Selatan, dengan menggunakan bahan baku alami dari asap cair. Saya juga berharap bersama-sama kita tetap menjaga jarak, rajin cuci tangan, tetap memakai masker ketika keluar ruangan untuk meminimalisir serangan dari virus ini, mari kita bersama-sama melawan virus ini,” kata Sahbirin pada saat memimpin Kick off pelaksanaan penyemprotan disinfectan serentak se Provinsi Kalimantan Selatan dengan menggunakan bahan "asap cair", Senin (6/4/2020) di kantor Setda Prov Kalsel.

Menggunakan asap cair sebagai bahan utama pembuat disinfektan, asap cair diyakini memiliki efektifitas yang jauh lebih baik dibanding etanol, serta lebih hemat penggunaannya.

Rasionya 1 persen asap cair lebih efektif dibanding etanol 70 persen.

Jumlah Akumulatif Positif Covid-19 Kalsel 18 Orang, Ini Kondisi Terbaru Para Pasien

VIDEO Golkar Kalsel Bantu APD untuk 3 Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Lanud Sjamsudin Noor Serahkan APD untuk Rakyat Kalsel dari TNI AU

VIDEO Viral Balita dan Ayah di Kalsel Ajak Diam di Rumah Saja

Rincian APD untuk Tangani Virus Corona di Kalsel Dijelaskan Gugus Tugas Covid-19

Sumbang APD ke RS, Wakil Ketua DPRD Kalsel Relakan 6 Bulan Gajinya

Asap cair atau yang biasa disebut cuka kayu tersebut didapat dari hasil produksi dari 40 unit tungku asap binaan Pemprov dengan jumlah produksi sebanyak 800 liter per hari atau 24.000 liter dalam satu bulan. 

Kadishut Provinsi Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan, Dishut beserta jajarannya serius mendukung pemprov dalam menangani penyebaran virus ini, mengingat bahaya serta dampak yang luar biasa dari pandemi Covid-19. 

“Mulai minggu kemarin, cangkang sawit dibakar secara terus menerus. Satu tungku mampu memproduksi 20 liter, sehingga jika 40 tungku kami mampu memproduksi 800 liter sehari,” ucapnya.

Kadishut juga mengatakan, penyemprotan akan dilakukan se-Kalsel dengan tenaga 230 orang menggunakan cairan mencapai 5400 liter disinfektan yang sudah dicampur dengan air.

Disampaikannya pula, asap cair ini juga dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

“Semua RT akan kami bagikan, pemprov sangat serius, kami akan kawal ini hingga dibagikan kepada masyarakat, sehingga tidak ada lagi kendala disinfektan di masyarakat,” ucapnya. (Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved