Wabah Virus Corona

Karakter Virus Corona dan Sebaran Covid-19 di Indonesia Diungkap CSIS

Centre for Strategic and International Studies ( CSIS) Indonesia mengungkap temuan awal karakter Virus Corona dan sebaran Covid-19 di Indonesia.

Tayang:
Editor: Rendy Nicko
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi virus corona covid-19 

Editor: Rendy Nicko
BANJARMASINPOST.CO.ID - Temuan awal mengenai karakter Virus Corona atau Covid-19 di Indonesia diungkap Centre for Strategic and International Studies ( CSIS) Indonesia. 

Temuan awal ini berdasarkan kajian data perkembangan kasus Virus Corona atau Covid-19 yang dirilis dari Kementerian Kesehatan, mulai dari 1 Maret-1 April 2020. 

Dari pengumpulan data-data yang dilakukan CSIS tersebut didapati pemetaan karakter epidemiologi dari Covid-19 atau Virus Corona yang terjadi di Indonesia. 

6 Kabar Baik di Tengah Pandemi Virus Corona di Indonesia

LINK www.prakerja.go.id, Ini Cara Daftar dan Syarat Kartu Prakerja Saat Pandemi Virus Corona

Pola penyebaran kasus

Pada awal periode infeksi, beberapa kasus melibatkan warga negara asing (WNA) seperti yang terjadi pada kasus 1 dan kasus 2. 

Kemudian mulai ditemukan imported cases juga seperti pada kasus keenam yang merupakan warga Indonesia anak buah kapal (ABK) dari kapal pesiar Diamond Princess yang sebelumnya di karantina selama 14 hari di Jepang karena berpenumpang positif Covid-19.

Saat itu juga mulai ditemukan banyak imported cases lain, dari warga Indonesia yang pulang dari bepergian ke luar negeri.

Namun jumlah pasien Covid-19 Warga Negara Asing (WNA) menurun di periode kedua penelitian, yakni setelah Pemerintah menyatakan status darurat di 14 Maret 2020.

"Sebetulnya walau proporsi penderita warga negara asing di minggu awal relatif tinggi (awal Maret), tapi seiring waktu proporsinya menurun," ujar Direktur Eksekutif CSIS Indonesia; Head, CSIS Disaster Management Research Unit, Philips Vermonte saat dihubungi, Jumat (10/4/2020).

Kemudian, hingga mencapai jumlah kasus 1.000 secara nasional, lebih dari 50 persen kasus positif berada di Jakarta.

Di antara penambahan kasus baru sebesar 153 orang pada tanggal 27 Maret 2020 saat angka kasus positif di Indonesia melampaui titik 1000 kasus, 83 di antara kasus baru tersebut ditemukan di DKI Jakarta.

Setelah itu, mulai teridentifikasi kluster-kluster besar lain, di mana proses infeksi virus ini diduga terjadi bahkan sebelum kasus pertama diumumkan.

Kluster-kluster ini berasal dari forum-forum pertemuan yang melibatkan banyak orang, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Pembagian masker kain gratis oleh ASN Pemkab HSS di pasar-pasar beberapa waktu lalu, dalam rangka mencegah penularan virus corona atau Covid-19
Pembagian masker kain gratis oleh ASN Pemkab HSS di pasar-pasar beberapa waktu lalu, dalam rangka mencegah penularan virus corona atau Covid-19 (DISKOMINFO HULU SUNGAI SELATAN UNTUK BPOST GROUP)

Infeksi lokal

Padahal sebelumnya, Philips menyebut pihak Indonesia baik pemerintah maupun masyarakat beranggapan virus corona ini secara geografis letaknya jauh dari Indonesia, sehingga tidak dijadikan sebagai sebuah ancaman serius.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved