Sport
VIDEO Optimis Atlet Dayung Kalsel di PON Papua dengan Perahu Latihan Terbatas
Atlet dayung asal Barito Kuala, Purwanto menyampaikan optimis raih medali emas untuk Kalimantan Selatan pada PON XX Papua.
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Atlet dayung asal Barito Kuala, Purwanto menyampaikan optimis raih medali emas untuk Kalimantan Selatan pada PON XX Papua.
Atlet yang sudah 10 tahun menekuni cabang olahraga dayung tersebut menjelaskan menambah porsi latihan individu di rumahnya.
"Biasanya latihan tambahan sendiri untuk di rumah, latihan sit up, push up dan full up," ucapnya.
Dengan adanya Pesta Olahraga Nasional tersebut, olahraga Dayung se-Kalimantan Selatan sudah lakukan persiapan sejak Januari lalu.
• Tim Dayung Kalsel Tetap Berlatih untuk Hadapi PON XX Papua 2020
• Virus Corona Merebak, Atlet Dayung Kalimantan Selatan Justru Ngegas Latihan di Sungai Awang
• Kontingen Dayung Kalsel Sukseskan Loloskan 18 Pedayung ke PON XX di Papua, Lebihi Target
Meski terkendala jumlah perahu untuk berlatih, pelatih Persatuan Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) se-provinsi Kalimantan Selatan itu tetap optimalkan persiapan fisik dan menjelang kejuaraan PON 2020.
Adapun panjang lintasan dayung yang akan diikuti oleh atlet dayung se-provinsi Kalimantan Selatan pada Pesta Olahraga Nasional di provinsi Papua yakni 1000 meter, 500 meter dan 200 meter.
Ada tiga perahu yang bersusun di tepi sungai Awang, ujung kompleks Mandiri Blok B VI Jalan Sultan Adam, Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin Donny dan bersama 24 orang atlet binaannya melakukan kegiatan rutin berlatih olahraga dayung.
Rabu, (15/4/2020) pagi, para atlet yang sudah lolos seleksi pra PON itu terlihat berdiri di tepian sungai Awang, bersiap lakukan aktivitas latihan berikutnya sejak pukul 08.00 Wita.
• Pedayung Kalsel Dulang Medali Perak di Pra PON
• Ikut Panglima TNI Cup, Tim Kalsel Andalkan Pedayung Asian Games
Meski Donny mengungkapkan jumlah perahu yang digunakan untuk berlatih masih minim, latihan tetap berjalan demi menyiapkan fisik dan materi yang harus diterima para atlet.
"Idealnya satu atlet miliki satu perahu. Jadi latihan bisa semakin maksimal," ucap Donny saat ditemui di tepi sungai Awang. (banjarmasinpost.co.id/Leni Wulandari)