Wabah Corona di Kalteng

Warga Ketapang Sampit Bantu Makanan bagi ODP Selama Isolasi Mandiri

Warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit bergotong royong membantu ODP dengan menyediakan makanan selama isolasi mandiri

Penulis: Fathurahman | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost/fathurahman
Warga dibantu Pemko Palangkaraya saat melakukan penyemprotan di Kelurahan Bukittunggal, Kecamatan Jekanraya Palangkaraya, belum lama tadi. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, secara mandiri membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Bumi Habaring Hurung, terutama untuk upaya pencegahannya.

Beberapa warga Ketapang, Sampit telah membentuk perkumpulan untuk atau kelompok untuk penanganan warganya yang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) selama dilakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing, untuk menjaga warganya agar tetap nyaman selama dilakukan osolasil mandiri.

Ruslan, salah satu warga Ketapang, Sampit mengatakan, pihaknya sadar pemerintah tidak mungkin bisa melakukan pengawasan hingga ke warga yang ODP.

Menyadari itu, akhirnya warga turut membantu dengan bergotong royong mengumpulkan dana untuk memberikan makanan bagi keluarga yang masuk status ODP selama menjalani isolasi mandiri.

Akhirnya Senjata Ampuh Basmi Virus Corona Diungkap Presiden China Xin Jinping

VIDEO Sepinya Mall di Kota Sampit, Dampak Covid-19

UPDATE Covid-19 Kalteng : Sebaran Corona Sampai ke Pulangpisau, Total Kini 35 Kasus

Dua Rumah Sakit di Kalteng Bakal Miliki Laboratorium PCR Covid-19

Camat Mentawa Baru Ketapang Sampit, Sutimin, Jumat (17/4/2020) membenarkan, warganya secara sukarela dan bergotong-royong dalam memberikan bantuan kepada keluarga yang melakukan isolasi di dalam rumahnya.

"Warga pakai dana sendiri dan saling bantu untuk memberikan makanan bagi keluarga yang melakukan isolasi mandiri karena ODP," ujarnya.

Bukan hanya itu, sebut dia, untuk melakukan penyemprotan pun, warga Ketapang, Sampit, tidak meminta dana dari pemerintah, mereka dengan kesadaran sendiri melakukannya.

"Kesadaran warga sudah sangat baik, kami telah membentuk tim gugus hingga ke kelurahan dan ada juga di RT dan RW sehingga semua bergerak untuk penanganan Covid-19 ini," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan, Lurah Bukittunggal Kecamatan Jekanraya, Palangkaraya,Kalteng Herry Fauzy, yang juga masuk zona merah penyebaran Covid-19 di Kalteng, bersama tim yang dibentuk pihaknya siang dan malam hari melakukan pemantauan kelapangan untuk memberikan pengertian kepada warganya.

Cegah Corona, BPN Kalteng Terapkan Pengurusan Sertifikat Tanah dengan Layanan Daring

Pemprov Kalteng Anggarkan Dana Rp 500 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Imbauan terutama diberikan kepada pedagang dadakan, karena jika membuka usahanya maka sangat rawan penyebaran Covid-19, sehingga imbauan terus diberikan.

"Akhirnya , mereka mau tidak berjualan lagi. Kami bersama tim kelurahan juga tim kesehatan juga terus melakukan pemantauan terhadap warga yang ODP, selama ini sudah berjalan dengan baik," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / Faturahman)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved