Indonesia Lawyers Club

Live Streaming TV One ILC Selasa 12 Mei, Kisruh Bansos - Sengkarut Antara Pusat dan Daerah

Link Live Streaming TV One Indonesia Lawyers Club, 'Kisruh Bansos : Sengkarut Antara Pusat dan Daerah' dapat diakses mulai pukul 20.00 wib.

Tayang:
Penulis: Amirul Yusuf | Editor: Rahmadhani
Instagram @tvonenews
Live Streaming TV One ILC Kisruh Bansos - Sengkarut Antara Pusat dan Daerah 

EDITOR : Rahmadhani

BANJARMASINPOST.CO.ID - Saksikan siaran langsung dan Live Streaming TVOne yang menyajikan Indonesia Lawyers Club (ILC) Selasa (12/5/2020) malam ini yang akan dibawakan oleh Karni Ilyas.

Live streaming TV One ICL malam ini dapat diakses di website TV One atau di Youtube TV One mulai pukul 20.00 Wib. , seperti yang Banjarmasinpost.co.id kutip dari instagram TVOne.

ILC malam ini akan membahas mengenai kisruh bansos selama pandemi Virus Corona atau Covid-19, sengkarut antara pusat dan daerah.

Sinopsis Money Monster Tayang di Trans TV, Aksi Pembajakan Acara Televisi Dibintangi George Clooney

Warga yang tidak mampu harus gigit jari, bansos yang harusnya diterima masih menjadi mimpi sedangkan mereka yang mampu malah diberi.

"Disinkronisasi data harus segera dibenahi, sehingga sengkarut distribusi bansos Pusat & Daerah tak lagi terjadi," tulis akun instagram TV One pada Selasa (12/5/2020).

*LIVE STREAMING TV ONE

Link Live Streaming ILC di TV One malam ini dapat diakses dengan mengklik tautan berikut ini :

LINK 1

LINK 2

SEKARANG! Live Video Streaming TV One ILC Bahas Tentang Kisruh Bansos

* Survei SMRC: 49 Persen Warga Menilai Bansos Covid-19 Tak Capai Sasaran

Masyarakat menilai bahwa bantuan sosial dari pemerintah untuk penanggulangan dampak pandemi Covid-19 belum efektif.

Sebanyak 49 persen warga menyatakan bantuan sosial itu belum mencapai sasaran.

Sementara yang menilai sudah capai sasaran hanya 37 persen. Data tersebut merupakan temuan lembaga penelitian Saiful Mujani Research and Consulting ( SMRC) tentang efektivitas bantuan sosial wabah Covid-19 yang dirilis 12 Mei 2020.

“Ini mengkhawatirkan mengingat besarnya dana yang dikucurkan pemerintah hanya akan berarti bila bisa menjangkau masyarakat yang membutuhkan dalam kondisi ekonomi yang sangat memprihatinkan," kata Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas melalui keterangan tertulis yang dikutip dari Kompas.com, Selasa (12/5/2020).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved