Berita Tanahlaut

Harga LPG 3 Kg Melambung, Warga Pelaihari Berharap Pasar Murah Berlanjut

Harga LPG 3 Kilogram di Kota Pelaihari melambung. Warga pun, berharap Pasar Murah LPG 3 Kilogram terus digelar untuk meringankan beban warga

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/idda royani
ANTUSIAS - Warga Pelaihari antusias merespons pasar murah gas LPG 3 kilogram di halaman kantor Koperasi, Usaha Kecil, dan Perdaggan Tala, Rabu (13/5/2020) pagi. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOSC.CO.ID, PELAIHARI - Harga LPG 3 kilogram di pasaran eceran di Kota Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), kian menanjak.

Kalangan pedagang dan ibu rumah tangga pun kian menggerutu karenanya.

"Bayangkan saja, kemasan tiga kilogram harganya Rp 30 ribu bahkan kadang hingga Rp 35 ribu per tabung. Itu harga eceran di warung-warung," keluh Mahrita, warga RT 5 Kelurahan Saranghalang, Rabu (13/5/2020) pagi.

Ibu rumah tangga ini menuturkan mahalnya harga gas elpiji saat ini kian menambah beban hidup di tengah lesunya ekonomi terdampak wabah covid-19 saat ini. Selama ini dirinya membeli gas elpiji di warung-warung.

Stok Capai 1.415,253 Metrik Ton, Hiswana Migas Jamin Ketersediaan LPG Selama Social Distancing

Hadapi Corona, Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Kalsel Aman, Masyarakat Diimbau Begini

Satpol PP Banjarmasin Wanti-wanti Pangkalan, Izin Dicabut Jika Jual LPG 3 Kg ke Pengecer

"Soalnya kalau di pangkalan kan pakai kupon, ribet. Apalagi di tempat kami tak ada pangkalan juga. Jadi, akhirnya ya mau gak mau membeli eceran di warung-warung," tandasnya.

Itu pun ketersediaan gas elpiji di warung-warung juga tebatas. "Karena perlu, biar mahal ya tetap harus beli. Satu tabung biasanya bertahan sekitar 15 hari, kadang hingga 20 hari," akunya.

Karena Mahrita sangat antusias ketika Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Perdagangan (Diskop UKP) Tala menggelar pasar murah gas elpiji kemasan tiga kilogram di halaman kantor setempa, Rabu Pagi.

Secara bergelombang warga juga terus berdatangan.

Pantauan banjarmasinpost.co.id, sejak pukul 08.00 Wita warga ada yang sudah mulai datang ke kantor Diskop UKP di kawasan Jalan Datu Insad, Pelaihari.

Wajah-wajah mereka tampak semringah sembari masing-masing membawa tabung kosong gas elpiji kemasan tiga kilogram.

Umumnya mereka menyatakan pengharapannya agar pasar murah gas LPG 3  kg dipersering.

"Kalau bisa disering-seringkan saja, soalnya ini memang sangat kami perlukan. Ini benar-benar membantu kami orang kecil yang sekarang tambah susah hidupnya," ucap Imah, warga Angsau, Pelaihari.

Pasar murah tersebut mendapat perhatian khusus Bupati Tala Drs H Sukamta. Secara simbolik, ia melakukan penyerahan gas elpiji murah kepada perwakilan warga.

Catatan banjarmasinpost.co.id, pasar murah gas elpiji tersebut adalah kali kedua yang dilaksanakan Diskop dan UKP Tala. Pertama digelar pada 29 April 2020 bertempat di lokasi yang sama.

Bantu Warga Dapatkan Harga Wajar, Polsek Telaga Langsat Laksanakan Program Berbagi LPG 3 Kg

Penyaluran Gas LPG 3 KG, Pemko Banjarmasin Keluarkan Kartu Khusus Penerima Gas Melon

"Harganya sesuai HET yakni Rp 19 ribu per tabung kemasa tiga kilogram. Jumlahnya sebanyak 280 tabung," sebut Kepala Diskop UKP Tala H Syahrian Nurdin.

Teknis penyalurannya kepada warga, jelas Syahrian, yakni secara langsung. "Jadi, warga langsung datang ke lokasi dengan menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP)," jelasnya. (banjarmaisnpost.co.id/idda royani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved