Kebun Raya Banua di Banjarbaru
Jenis Herbal Juga Ditanam di Kebun Raya Banua Kalsel
Tanaman yang ditanam di Kebun Raya Banua Kalsel adalah jenis kayu-kayuan, obat-obatan, buah, monokotil, atsiri, aromatik dan rempah, termasuk anggrek
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Program penghijauan dilakukan di Kebun Raya Banua, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.
Dalam kerangka ini, Kebun Raya (KR) Banua yang letaknya dekat kantor gubernur tersebut, dilakukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Balitbangda Pemprov Kalsel.
Kepala UPT Kebun Raya Banua, Agung Sriono, menjelaskan kepada Banjarmasinpost.co.id, jenis tumbuhan ada 500 buah. Total yang ditanam sekitar 7.000 batang.
"Tanaman yang ditanam jenis kayu-kayuan, obat-obatan, buah, monokotil, atsiri, aromatik dan rempah, termasuk anggrek," rinci Agung Sriono.
Hal menarik lainnya adalah upaya mengembangkan ke ranah edukasi. Seperti, bangunan rumah kaca yang merupakan gedung keempat yang dibangun di kawasan Kebun Raya Banua.
Bangunan rumah kaca berdekatan dengan gedung konservatorium dan gedung herbarium yang dibangun di atas lahan seluas 600 meter persegi dengan luas bangunan 330,5 meter persegi dan tinggi bangunan 7 meter.
• Kebun Raya Banua Kalsel Makin Cantik dengan Spot Foto
• Kebun Raya Banua di Banjarbaru Juga Ikutan Ditutup, Demi Cegah Penyebaran Corona
• PUPR Kalsel Tingkatkan Jalan di Kawasan Kebun Raya Banua, Pasang Papving Block di M2HT
• Raperda Kebun Raya Banua Akhirnya Difinalisasi, Begini Manfaatnya
Rumah kaca dibangun dengan mayoritas bangunan ditutupi oleh kaca.
Sedangkan kaca yang digunakan, berfungsi sebagai medium transmisi untuk menangkap energi yang dapat memanaskan tumbuhan dan tanah di dalam bangunan.
Dijelaskan, rumah kaca tujuannya melindungi tanaman dari panas dan dingin yang berlebihan, melindungi tanaman dan menolong mencegah hama.
Pengontrolan cahaya dan suhu dapat mengubah tanah tak subur menjadi subur.
"Pembangunan rumah kaca selesai pada pada tahun 2017. Ada juga kantor pengelolaannya dan teras atap untuk mempercantik bangunan," kata Agung Sriono.
Dijelaskannya, rumah kaca Kebun Raya Banua khusus untuk tanaman-tanaman berpotensi obat.
Tujuannya adalah untuk menunjukkan kepada para pengunjung tentang kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia secara umum dan Kalimantan Selatan secara khusus.
"Adapun koleksi tanaman berpotensi obat yang ada di rumah kaca ada 30 jenis obat. Dan ini bisa juga dipakai wahana edukasi bagi siswa dan siswi atau umum," kata Agung Sriono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kebun-raya-banua-kota-banjarbaru-dekat-perkantoran-provinsi-kalimantan-selatan-rabu-1352020.jpg)