Breaking News:

Kisah KPH Tabalong Evakuasi Satwa

Diberi Minum Susu Formula oleh Petugas KPH Tabalong, Bayi Beruang Madu Langsung Diam

Bayi beruang madu itu umurnya baru sekitar 10 hari, sehingga perlu perlakuan khusus dalam proses evakuasi.

Penulis: Dony Usman | Editor: Eka Dinayanti
istimewa/KPH Tabalong
Bayi Beruang Madu 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Kisah tak terlupakan didapati petugas KPH Kabupaten Tabalong saat mengevakuasi seekor bayi beruang madu di Desa Lumbang Kecamatan Muara Uya.

Bagaimana tidak, bayi beruang madu itu umurnya baru sekitar 10 hari, sehingga perlu perlakuan khusus dalam proses evakuasi.

Terlebih setelah bayi beruang madu dengan jenis kelamin jantan ini berada dalam penanganan KPH Tabalong sebelum dibawa ke BKSDA di Banjarbaru.

"Kalau dengar beruangnya menangis rasa sedih, tapi setelah diberi susu formula pakai dot beruangnya langsung diam," kata Kasi Perlindungan Hutan KPH Tabalong, Zainal Abidin.

KPH Tabalong Sudah Evakuasi 11 Ekor Satwa Dilindungi, Salah Satunya Kucing Kuwuk

Satwa yang Dievakuasi KPH Tabalong Ada yang Sudah Punya Nama Panggilan

Pelihara Bertahun-tahun, Pemilik Menangis Saat Owa-Owa Dijemput Petugas KPH Tabalong

Menurut Zainal, bayi beruang madu ini didapatkan si pemelihara di dalam hutan di daerah Kalimantan Timur dalam kondisi sendirian.

Dari situ kemudian dipelihara dan untuk memberi makanan, si pemlihara melakukannya dengan memberi susu menggunakan dot yang biasa dipakai bayi manusia.

"Makanya pas kami bawa dan menangis langsung saya beri minum susu dengan menggunakan dot juga. Minumnya cukup deras, satu botol itu sangat cepat habis," ujarnya.

Dengan kondisi ini jugalah, pihaknya cukup berhati-hati menjaga dan saat membawanya ke Banjarbaru supaya kesehatannya tidak tergannggu.

"Jadi bagi saya, ini pengalaman yang sangat menyentuh saat mengevakuasi binatang," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved