Breaking News:

Berita Banjarbaru

Calon Penumpang Padati Bandara, GTPP Covid-19 Kalsel Akan Perketat Arus Balik

Tim GTPP Covid-19 Kalsel memperketat pemeriksaan terhadap penumpang yang tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Saat H-3 Lebaran Idulfitri, calon penumpang di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (21/5/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Penumpang saat H-3 Lebaran Idulfitri di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, terlihat semakin banyak, Kamis (21/5/2020).

Mereka memang tujuan ke Jakarta dan Surabaya. Karena sementara ini, hanya dua akses tersebut yang dibuka jalur penerbangan setelah kebijakan relaksasi pengangkutan penumpang standar tertentu terkait pandemi Covid-19.

Sama seperti sebelum-sebelumnya yang menggunakan moda transportasi udara dari Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, mayoritas adalah mengaku karyawan.

Ketika mereka diperiksa berkas oleh petugas, menunjukkan bahwa ada kontrak mereka habis, sehingga perusahaan memulangkan karyawan tersebut.

"Saya kerja di Kabupaten Tapin. Saya bersama tiga kawanan mau pulang kampung karena kontrak kerja saya dengan perusahan sudah habis," kata Hasan, salah satu karyawan sasta di bidang pertambangan itu.

UPDATE Covid-19 Kalsel: Terjadi Penambahan 9 Kasus Positif

GTPPP Covid-19 Kalsel Siapkan 500 Kantong Mayat dan 100 Peti Jenazah

Kalselpedia - Link dan Call Center Terkait Kasus Corona di Kalsel

Pemprov Kalsel Cari 136 Tenaga Khusus untuk Tangani Covid-19

Angkutan Asal Kalsel Menuju Palangkaraya Sembunyikan Pemudik di Tumpukan Barang

Tolak Kedatangan Tim GTPP Kalsel, 24 Warga Pakistan Dijemput Polisi, 9 Dikarantina

Dijelaskannya, untuk dokumen yang menguruskan adalah dirinya. Bukan perusahaan. "Untuk tes rapid juga sendiri, termasuk biaya tiket sendiri juga," kata dia.

Terpisah, Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalimantan Selatan ( Kasel ), Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan, pihaknya sudah memperketat pemeriksaan terhadap calon penumpang yang tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor.

"Semua calon penumpang yang datang di bandara, kami pastikan bersih. Kalau tidak ada membawa hasil rapid test, maka langsung kami minta melakukan rapid test di Kantor Kesehatan Pelabuhan atau KKP Banjarmasin," katanya.

Dia menambahkan, jika dalam pemeriksaan rapid test hasilnya reaktif, maka calon penumpang langsung dibawa ke lokasi karantina yang disiapkan Pemprov Kalsel.

"Sudah ada beberapa calon penumpang yang kami masukkan ke karantina, sehingga sekarang karantina di Balai Diklat dan Bapelkes penuh," tambahnya.

Bahkan pihaknya ked epan akan memperketat untuk penumpang yang balik atau datang. "Kami akan tekankan nanti pemeriksaan kepada yang datang. Jangan sampai dari luar, menambah penyebaran ke Kalsel," kata dia.

Suasana di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (21/5/2020).
Suasana di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (21/5/2020). (BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA)

Menurutnya, KKP Banjarmasin sangat ketat mengawasi dan memeriksa para penumpang yang akan berangkat.

Itu dibuktikan dengan ditemukannya satu pasien yang hasil rapid test-nya reaktif. "Setelah dites swab ternyata positif Covid-19, langsung dikarantina juga," ujarnya.

Dia menyampaikan, pemeriksaan dilakukan secara ketat karena KKP Banjarmasin tidak ingin penumpang dari Kalsel menyebarkan virus ke daerah lain. "Jadi, penumpang yang datang maupun berangkat diperiksa secara ketat," ucapnya.

Sementara itu, dari KKP Banjarmasin, Ruslan Fajar, menjelaskan, untuk memastikan penumpang yang berangkat melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor bersih dari Covid-19 serta bukan bertujuan untuk mudik adalah melakukan pemeriksaan dokumen secara berlapis-lapis.

Di tempat lain, Kepala Komunikasi dan Legal Bandara Internasional Syamsudin Noor, Aditya Putra Patria, mengemukakan bahwa jumlah penumpang saat ini rata-rata sekitar 250 per hari.

"Banyak yang berangkat dari pada yang datang . Yang berangkat rata-rata 150 per hari. Kalau yang datang rata-rata 100 orang," runutnya. 

( Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved