Pasar H Umar Hasiem Samuda
Punya Bangunan Modern, Pasar Samuda Jadi Tempat Pemasaran Hasil Pertanian Lokal
Pasar Tradisional di Samuda Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, dengan bangunan yang modern menjual barang seperti halnya di pasar tradisional
Penulis: Fathurahman | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, saat Kepemimpinan HM Wahyudi K Anwar, membangun Pasar Tradisional di Samuda Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, dengan bangunan yang modern, sekitar 15 tahun lalu.
Meski bangunan Pasar Samuda, terbilang modern, karena dibangun dengan konstruksi beton dengan model yang hampir sama dengan Pusat Perbelanjaan Mentaya Sampit, namun para penjual atau pedagang yang ada di pasar tersebut menjual barang seperti halnya pasar tradisional lainnya.
Para pedagang yang berjualan di Pasar Samuda, kebanyakan adalah warga setempat dan juga para petani yang ada di sekitar kawasan Samuda, karena kawasan Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, juga dikenal sebagai penghasil padi di Kotim.
Pada hari tertentu terutama saat liburan, cukup ramai pengunjung yang melakukan transaksi jual beli barang dan makanan, meskipun saat Pandemi Covid-19 saat ini jumlah pengunjung berkurang karena warga sebagian memilih melakukan transaksi seminggu sekali.
• Jelang Lebaran Pengunjung Penuhi Pasar Sampit, Protokol Covid-19 Diabaikan
• VIDEO Kerusakan Jalan Lingkar Selatan Arah Sampit-Samuda
• Ancaman Terkaman Buaya Muara Bikin Warga Samuda Takut Berenang di Sungai Ini
Petani penghasil padi maupun sayuran memilih menjual hasil pertanian dan kebunnya di Pasar Dansa.
" Jagung atau sayuran hasil kebun dijual di pasar ini , karena dekat dengan lokasi pertanian kami, selain juga menjual kepada pedagang di Pasar Sampit," ujar Muhsin, salah satu pedagang di Samuda.
(banjarmasinpost.co.id/ Faturahman)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pasar-h-umar-husien-samuda.jpg)